BYD Resmi Kembangkan Robot Humanoid untuk Perkuat Teknologi Otomotif
- 04 Jun 2026 19:15 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Perusahaan kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka tengah masuk ke dalam sektor pengembangan robot humanoid. Dilansir dari Antara, Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke, menyatakan bahwa daya saing di sektor robot humanoid ini akan sangat ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni kemampuan manufaktur, perangkat lunak, dan perangkat keras.
Menurut Li Ke, teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang saat ini digunakan pada kendaraan pintar sebenarnya memiliki fondasi teknologi yang sama dengan teknologi robotika.
"Keahlian BYD dalam pengembangan AI otomotif dapat diterapkan pada robotika karena kedua industri sama-sama bergantung pada kemampuan persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, integrasi perangkat lunak, dan rekayasa perangkat keras," ujar Li Ke, dikutip dari Carnewschina, Kamis 4 Juni 2026.
Robot humanoid masa depan dinilai akan menggabungkan banyak komponen yang sudah akrab dengan kendaraan listrik modern. Komponen tersebut meliputi sensor, aktuator listrik, baterai, platform komputasi, serta model AI.
Selain kesamaan teknologi, produsen kendaraan otomotif juga dinilai memiliki keunggulan tersendiri dalam hal pengalaman manufaktur skala besar, manajemen rantai pasok, dan pengembangan sistem keselamatan.
Terkait model bisnisnya, BYD berencana mengadopsi pendekatan platform terbuka. Melalui strategi ini, BYD tidak membatasi diri pada produk internal, melainkan siap memproduksi robot sendiri sekaligus membuka peluang kerja sama dengan perusahaan robotika lain.
Jika robot humanoid ini nantinya berhasil menjadi produk kebutuhan rumah tangga, BYD bahkan berpotensi memasarkan produk tersebut melalui jaringan diler mobil yang mereka miliki saat ini.
Meski demikian, hingga saat ini pihak BYD masih belum mengungkap secara detail mengenai jadwal komersialisasi, spesifikasi teknis, nilai investasi, maupun target jumlah produksi untuk robot humanoid mereka.
Langkah BYD ini menambah panjang daftar produsen otomotif asal China yang mulai berekspansi ke industri robotika. Sebelumnya pada April lalu, merek Chery telah mulai menjual robot humanoid secara daring seharga 280.000 yuan atau sekitar Rp741 juta.
Selain Chery, produsen lain seperti XPeng juga terus mengaitkan strategi pengembangan AI mengemudi otonom mereka dengan aplikasi robotika masa depan.
(Maria Angela Santa Natahsya Renggi - Universitas Bunda Mulia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....