Namamu Bisa Terlihat dari Luar Angkasa, Coba Fitur NASA Ini

  • 25 Apr 2026 07:49 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • NASA merilis fitur “Your Name in Landsat” untuk merayakan Hari Bumi.
  • Nama pengguna ditampilkan menggunakan citra satelit bentang alam dunia.
  • Data berasal dari program Landsat yang telah berjalan sejak 1972.

RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Penerbangan dan Antarksa Amerika Serikat atau NASA menghadirkan cara baru menikmati Hari Bumi lewat fitur interaktif “Your Name in Landsat”, yang memungkinkan siapa pun melihat namanya tersusun dari bentang alam yang dipotret satelit. Mereka mengklaim, fitur ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan pintu masuk memahami data pengamatan Bumi yang telah dikumpulkan lebih dari setengah abad. Melalui teknologi ini, publik diajak melihat planetnya dari perspektif yang jarang tersentuh.

Fenomena ini muncul bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bumi setiap 22 April, yang sejak 1970 menjadi simbol gerakan global perlindungan lingkungan, sebagaimana dijelaskan dalam laman EarthDay.org. NASA memanfaatkan momen tersebut untuk mengedukasi publik tentang pentingnya data satelit dalam memahami perubahan lingkungan. Dalam laman resminya, NASA menyebut fitur ini menggabungkan sains dan visualisasi kreatif agar lebih mudah diakses masyarakat.

Fitur “Your Name in Landsat” bekerja dengan memanfaatkan arsip citra satelit dari berbagai sumber seperti NASA Earth Observatory, NASA Worldview, USGS EarthExplorer, dan ESA Sentinel Hub, sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi NASA yang kami akses pada Sabtu, 25 April 2026. Setiap huruf dalam nama pengguna direpresentasikan oleh bentuk alami Bumi, seperti sungai, pegunungan, atau garis pantai. “Ini adalah cara menyenangkan untuk menunjukkan keragaman lanskap planet kita,” kata TechRadar menulis ulasannya.

Dalam penggunaan yang dilakukan redaksi, nama “RRI Jakarta” menghasilkan rangkaian gambar dari berbagai lokasi dunia. Mulai dari Lago Menendez di Argentina hingga Gurun Liwa di Uni Emirat Arab, semua tersusun membentuk huruf yang terbaca dari angkasa.



NASA ubah citra satelit jadi huruf nama lewat fitur interaktif Landsat. (Foto: Ilustrasi/tangkapan layar Your Name in Landsat)

Cara Menggunakan Fitur “Your Name in Landsat”

Redaksi RRI Jakarta mencoba langsung fitur ini dan berikut langkah-langkahnya. Pertama, pengguna mengakses laman resmi NASA “Your Name in Landsat” melalui peramban. Selanjutnya, ketik nama atau kata yang diinginkan pada kolom yang tersedia.

Setelah itu, tekan tombol enter untuk memunculkan hasil visual berupa rangkaian citra satelit. Sistem akan otomatis memilih bentang alam yang menyerupai huruf-huruf dalam nama tersebut. Pengguna juga bisa mengunduh hasilnya atau membagikannya melalui tautan.

Jika ingin variasi lain, cukup tekan ulang atau muat ulang halaman. Setiap percobaan dapat menghasilkan kombinasi gambar berbeda.

Di balik tampilan artistik tersebut, tersimpan teknologi pengamatan Bumi yang kompleks. Program Landsat sendiri telah berjalan sejak 1972 dan menjadi standar emas dalam pemantauan permukaan daratan, sebagaimana dijelaskan NASA. Data ini digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari pemantauan hutan hingga perubahan iklim.

NASA mencatat, data Landsat bahkan memberikan dampak ekonomi besar, termasuk nilai hingga 25,6 miliar dolar AS pada 2023 di Amerika Serikat. “Ini cara sederhana namun kuat untuk menghubungkan manusia dengan planetnya,” ujar NASA menulis keterangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....