Legislator DKI Dorong Perbaikan Literasi Sains

  • 05 Jan 2026 15:09 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina menilai, pembukaan kembali Planetarium Jakarta, dapat jadi momentum perbaikan tata kelola. Serta penguatan pendidikan sains bagi pelajar.

Bahkan, menandai berakhirnya polemik berkepanjangan, terkait ketidakjelasan tanggung jawab antara Jakarta Propertindo (Jakpro), dengan Dinas Kebudayaan. “Jadi, pembukaan kembali (Planetarium) ini bukan sekadar seremoni,” ujar dia, Jumat (2/1/2026).

Menurut Elva, Planetarium merupakan instrumen strategis meningkatkan literasi sains. Khususnya astronomi. Di tengah era visual dan digital, pembelajaran berbasis teks saja belum cukup, untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan cara berpikir kritis.

Jika para pelajar memanfaatkan Planetarium dengan baik, lanjut Elva, dapat menjadi jembatan antara kurikulum sekolah, dengan pengalaman belajar yang konkret. “Serta menyenangkan bagi peserta didik,” kata dia.

Meski begitu, lanjut Elva, perlu program edukasi terstruktur dan berkelanjutan. Tidak hanya menjadikan Planetarium sebagai lokasi kunjungan sekali datang, lalu selesai.

Pembelajaran bisa mengiringi kunjungan. Termasuk ajang diskusi dan pendampingan. Sehingga anak-anak terdorong bertanya, untuk memahami proses ilmiah secara sederhana.

Elva menilai, dengan pengelolaan yang baik, Planetarium Jakarta dapat berkembang menjadi wahana hiburan edukatif. Serta pusat pembelajaran sains yang inspiratif, dan berdampak jangka panjang bagi generasi muda.

“Rasa ingin tahu tidak tumbuh dari hafalan, tetapi dari pengalaman. Karena itu, Planetarium harus dikelola serius, progresif, dan berpihak pada kepentingan pendidikan Jakarta,” ucap Elva.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....