BRIN Siapkan Kapal Baru untuk Riset Kemaritiman Berdampak
- 31 Des 2025 20:45 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, melakukan kunjungan ke kapal riset Barunajaya, di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, sebagai bagian dari evaluasi fasilitas riset kemaritiman BRIN, menjelang akhir 2025. Ke depan, BRIN akan menyiapkan kapal riset baru, untuk memperkuat riset di bidang kemaritiman.
Arif menjelaskan, Kapal Barunajaya yang selama ini digunakan untuk riset di laut, saat ini sebagian memerlukan perbaikan, untuk dapat kembali dioptimalkan pemanfaatannya. Kapal itu dirancang khusus untuk melakukan penelitian, dan survei kelautan, seperti survei oseanografi fisik dan kimia laut, studi arus dan lingkungan laut utama, penelitian sumber daya hayati, dan lainnya.
“Ini kapal yang memang digunakan untuk riset di laut, namun saat ini sebagian kondisinya perlu perbaikan. Karena itu, kami sudah mengambil langkah-langkah, untuk memfungsikan kembali pemanfaatan kapal Barunajaya,” ujar Arif, Rabu (31/12/2025).
Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kapal yang ada, Arif mengatakan, BRIN juga mulai mempersiapkan pengadaan kapal-kapal riset baru. Guna memperkuat dukungan terhadap visi Indonesia, sebagai bangsa maritim, yang memiliki kapasitas riset kemaritiman yang kuat.
“Kami sekarang sedang mempersiapkan untuk mendatangkan kapal-kapal baru. Agar dapat mendukung visi Indonesia menjadi bangsa maritim, dengan kemampuan riset di bidang kemaritiman,” kata Arif.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi fondasi, bagi penguatan riset dan inovasi pada tahun-tahun mendatang. Sehingga riset dan inovasi yang dilakukan BRIN, dapat memberi manfaat bagi bangsa, khususnya di bidang kemaritiman.
Adapun riset yang telah dilakukan di Kapal Barunajaya, antara lain pemetaan laut dalam, biodiversitas laut dalam, ekspedisi Laut Timor dan arus lintas Indonesia. Kemudian studi mikroskopik lautan, serta data publikasi ilmiah.
“Di akhir 2025 ini, semoga upaya ini memberi harapan baru. Sehingga 2026 kita semakin optimistis, riset dan inovasi yang dihasilkan semakin berdampak, dan bermanfaat, serta memiliki nilai tambah bagi kemajuan bangsa,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....