Orang Indonesia Paling Bahagia di Dunia
- 06 Mei 2025 12:41 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Sebuah studi global terbaru bertajuk Global Flourishing Study yang dipublikasikan dalam Nature Mental Health pada awal Mei 2025 mengungkapkan bahwa orang Indonesia menempati peringkat pertama sebagai penduduk paling bahagia atau "berkembang" di dunia. Studi ini mengevaluasi kesejahteraan menyeluruh masyarakat dari 22 negara yang mewakili 64 persen populasi dunia.
Penelitian tersebut tak hanya menilai kebahagiaan dari sisi materi atau kepuasan hidup semata, namun juga mencakup faktor kesehatan mental dan fisik, makna hidup, hubungan sosial, dan stabilitas ekonomi. Meskipun bukan negara kaya, Indonesia mencatat skor tinggi pada aspek hubungan sosial dan karakter prososial.
Wanita Berdiri Saat Mengenakan Topi Jerami di Suamtera Barat Indonesia. (Foto: Ilustrasi/pexels)Indonesia Ungguli Negara Maju
Dalam studi yang melibatkan lebih dari 200 ribu responden dari enam benua, Indonesia berhasil mengungguli negara-negara seperti Israel, Filipina, Meksiko, dan Polandia dalam aspek kebahagiaan menyeluruh atau flourishing. Posisi Amerika Serikat sendiri berada di peringkat ke-12, sementara Inggris justru di posisi ke-20.
Penelitian dari Universitas Harvard ini menjelaskan bahwa “flourishing” atau berkembang tidak semata berarti merasa bahagia, tetapi juga melibatkan kualitas kehidupan yang baik secara menyeluruh. Brendan Case, salah satu penulis studi, mengatakan kepada New York Times, “Kami tidak mengatakan kekayaan atau usia panjang tidak penting, tetapi kita perlu mempertimbangkan kemungkinan adanya pengorbanan dalam mengejar hal-hal itu.”

Ilustrasi Pertemanan. (Foto: febri visual/pexels)
Nilai-Nilai Sosial Indonesia Berperan Penting dalam Kebahagiaan
Psikolog klinis anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, menyatakan bahwa budaya Indonesia sangat mungkin menjadi faktor yang memengaruhi hasil studi ini.
“Orang Indonesia dikenal mampu melihat sisi positif dari keadaan dan menerima kenyataan, bahkan ketika hidup mereka tidak ideal,” ujar Vera dalam wawancara radio dengan Pro1 RRI Jakarta, Selasa 6 Mei 2025. Ia juga menekankan pentingnya hubungan sosial dalam masyarakat Indonesia yang tidak individualistis. “Kita selalu punya struktur sosial, seperti RT dan RW, yang menciptakan rasa koneksi dan kebersamaan,” ucapnya menambahkan.

Foto: Ilustrasi/pexels
Kaum Muda Dunia Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Serius
Meskipun studi ini menunjukkan bahwa Indonesia unggul dalam aspek kebahagiaan kolektif, laporan tersebut juga mengungkap kekhawatiran global, terutama terkait kaum muda. Di negara-negara berpenghasilan tinggi seperti Amerika Serikat, banyak anak muda mengalami tantangan besar dalam kesehatan mental mereka.
Menurut studi tersebut, partisipasi dalam aktivitas sosial rutin seperti kegiatan keagamaan secara signifikan meningkatkan rasa keterhubungan, yang turut memperkuat kondisi flourishing seseorang. Namun, generasi muda saat ini merasa semakin terasing dan kurang memiliki makna hidup—suatu ironi di tengah kemajuan ekonomi dan teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....