Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Lebih dari 20 Orang Belum Ditemukan

  • 02 Sep 2026 15:54 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Lebih dari 20 orang hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan Grand Canyon, Arizona, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
  • National Park Service melakukan operasi pencarian untuk menemukan orang-orang yang belum diketahui keberadaannya.
  • Masyarakat diminta memberikan informasi tentang orang-orang yang hilang kepada pihak berwenang untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Petugas Taman Nasional Amerika Serikat melakukan pencarian, terhadap lebih dari 20 orang yang belum diketahui keberadaannya. Setelah banjir bandang menerjang kawasan Grand Canyon, Arizona, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

"Layanan Taman Nasional ( National Park Service /NPS) meminta masyarakat memberikan informasi, mengenai lebih dari 20 orang yang mungkin hilang. Atau belum diketahui keberadaannya," kata lembaga tersebut, Minggu, seperti dikutip dari Antara.

Banjir bandang menerjang Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch , kawasan terpencil yang berada di bagian dalam Grand Canyon, dan menjadi salah satu tujuan wisata utama di sepanjang Sungai Colorado. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

NPS mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pendaki, yang memiliki reservasi tempat berkemah, atau diketahui melintasi koridor Bright Angel Creek pada Sabtu, agar segera memberikan informasi kepada pihak berwenang. Petugas Taman Nasional Grand Canyon bersama Departemen Keselamatan Publik Arizona, terus melakukan pencarian sekaligus proses evakuasi, terhadap warga maupun pendaki yang kemungkinan terdampak bencana.

Hingga Minggu, sebanyak 62 orang telah berhasil dievakuasi dari kawasan Phantom Ranch, dan bagian bawah North Kaibab Trail. Berdasarkan informasi sementara, belum terdapat laporan mengenai korban yang mengalami luka.

Derasnya aliran air mengakibatkan kerusakan cukup parah, pada sejumlah fasilitas di jalur pendakian. Hampir seluruh jembatan yang melintasi Bright Angel Creek, salah satu anak Sungai Colorado mengalami kerusakan, sehingga jalur penyeberangan bagi pendaki menjadi terputus.

Sebagai langkah keselamatan, pengelola taman nasional menutup Phantom Ranch, Perkemahan Bright Angel, dan seluruh jalur North Kaibab, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Penutupan juga diberlakukan terhadap Black Bridge dan Silver Bridge, yang berada di atas Sungai Colorado. Kedua jembatan itu ditutup untuk waktu yang belum ditentukan.

Selain jalur darat, aktivitas lalu lintas di Sungai Colorado turut dihentikan. Material logam dan berbagai puing akibat banjir, dilaporkan terbawa arus dan masuk ke sungai, sehingga membahayakan aktivitas di kawasan itu.

NPS juga mengingatkan masyarakat, mengenai kemungkinan terjadinya badai petir dan hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi itu berpotensi menyebabkan aliran material puing, serta longsoran batu kembali terjadi.

(Ike Chelia Putri - Mahasiswi Magang Universitas Gunadarma)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....