Dihadiri Staf Khusus Presiden Kazakhstan, Gekrafs Resmi Lantik DPLN

  • 24 Jun 2026 15:55 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) memperkuat langkah diplomasi ekonomi kreatif Indonesia di kawasan Asia Tengah dengan melantik Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs Kazakhstan. Pelantikan yang berlangsung dalam rangkaian Creative Economy Diplomatic Mission 2026 di Diplomat Hotel, Astana, turut dihadiri Staf Khusus Presiden Kazakhstan Abayeva Arailym.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian, jajaran pengurus DPP Gekrafs, diaspora Indonesia, mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), pelaku usaha Kazakhstan, komunitas kreatif, serta berbagai pemangku kepentingan dari kedua negara.

Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian mengatakan pembentukan DPLN Gekrafs Kazakhstan merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Kazakhstan melalui pendekatan kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Gekrafs Kazakhstan ini harus bisa menjadi pipeline bagaimana mendistribusikan kebermanfaatan, baik itu untuk masyarakat Kazakhstan maupun masyarakat Indonesia yang ada di Kazakhstan. Harapan besar saya, Gekrafs Kazakhstan bisa menjadi salah satu DPLN Gekrafs terbaik karena potensinya besar sekali,” ujar Kawendra, melalui keterangan tertulis, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut dia, sektor ekonomi kreatif memiliki ruang pertumbuhan yang sangat luas karena menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran Gekrafs di Kazakhstan diharapkan dapat mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan berbagai peluang kerja sama internasional.

“Rasanya teman-teman di Kazakhstan ini setiap hari tidak lepas dari sektor ekonomi kreatif. Tentu hubungan Indonesia dengan Kazakhstan selama ini sudah sangat baik, mudah-mudahan dengan hadirnya Gekrafs hubungan kedua negara semakin kuat dan semakin banyak kebermanfaatan yang bisa dihadirkan bersama,” katanya.

Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga disampaikan Staf Khusus Presiden Kazakhstan Abayeva Arailym. Ia menilai kehadiran Gekrafs dapat menjadi wadah baru yang mempererat hubungan kedua negara melalui kolaborasi berbasis kreativitas dan inovasi.

“Indonesia dan Kazakhstan memiliki hubungan persahabatan yang terus berkembang. Kami percaya kerja sama yang dibangun melalui kreativitas dapat membuka peluang baru serta mempererat hubungan kedua negara,” ujar Abayeva.

Ia menambahkan sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam pembangunan masa depan karena melibatkan generasi muda, inovasi, dan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan masing-masing negara.

“Kazakhstan selalu terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan dampak positif. Kami berharap kehadiran Gekrafs dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia dan Kazakhstan untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama,” katanya.

Pelantikan DPLN Gekrafs Kazakhstan menjadi bagian dari upaya organisasi tersebut memperluas jaringan ekonomi kreatif Indonesia di berbagai negara. Melalui jaringan internasional ini, Gekrafs berharap karya, talenta, dan inovasi anak bangsa dapat memperoleh akses yang lebih luas ke pasar global.

Creative Economy Diplomatic Mission 2026 didukung oleh Bank BNI sebagai official collaborator, serta mendapat dukungan dari Telkomsel, KBRI Azerbaijan, dan KBRI Kazakhstan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....