Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Jakarta dan Singapura
- 17 Jun 2026 15:25 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bertemu Menteri Pembangunan Nasional Singapura, Chee Hong Tat, dan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, dalam rangkaian RISING Fellowship, di Singapura, pada 14–15 Juni 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan Jakarta dan Singapura dalam berbagai hal. Seperti investasi, pengembangan kawasan perkotaan, transportasi publik, penguatan kapasitas aparatur, serta kerja sama strategis lainnya yang mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
“Kami membutuhkan lebih banyak kemitraan strategis dan investasi yang mampu mempercepat transformasi kota. Pertemuan dengan Pemerintah Singapura ini membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang transportasi, pengembangan kawasan, penguatan kapasitas aparatur, hingga investasi yang memberikan manfaat langsung bagi warga Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.
Ia menilai pertemuan dengan kedua menteri tersebut penting, lantaran menyentuh dua kebutuhan utama Jakarta, yakni memperluas kemitraan internasional dan mempercepat transformasi kota. Melalui kerja sama dengan Singapura, Jakarta ingin membuka lebih banyak peluang investasi, memperkuat konektivitas, dan mempercepat langkah menuju kota global.
Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menyebut bahwa Jakarta merupakan kota dengan energi dan dinamika yang kuat. Menurutnya, Jakarta memiliki hubungan erat dengan Singapura, termasuk melalui konektivitas penerbangan dan hubungan antarmasyarakat.
“Lebih dari 200 layanan penerbangan setiap pekan menghubungkan Singapura dan Jakarta, mencerminkan kehangatan serta kedekatan hubungan antarmasyarakat. Gubernur Pramono dan saya berdiskusi dengan baik tentang bagaimana kedua kota dapat melakukan lebih banyak kerja sama, termasuk di bidang tata kelola perkotaan dan keberlanjutan,” kata Vivian.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan Menteri Pembangunan Nasional Singapura Chee Hong Tat, Gubernur Pramono membahas pengembangan kota berbasis transportasi publik, regenerasi kawasan, ruang publik, serta peningkatan kualitas hidup warga. Jakarta juga membuka ruang kerja sama investasi dan pertukaran praktik terbaik dengan Singapura dalam pembangunan kota modern.
“Target kami bukan sekadar masuk Top 50 Global City. Yang lebih penting adalah memastikan investasi, transportasi publik, dan pembangunan kawasan benar-benar membuat hidup warga Jakarta menjadi lebih mudah, lebih nyaman, dan lebih produktif,” ucap Gubernur Pramono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....