Pemprov DKI Dukung Sineas Indonesia di Ajang Internasional

  • 18 Mei 2025 07:50 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung kehadiran sineas Indonesia di ajang Festival Film Cannes 2025. Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno diketahui juga turut hadir dalam festival film tersebut untuk menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memajukan industri perfilman tanah air ke panggung global.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jakarta membangun booth Pavilion Jakarta-Indonesia sebagai ruang pertemuan dan etalase karya-karya kreatif Indonesia. Booth ini menjadi titik temu antara sineas Indonesia dengan komunitas industri film internasional. Termasuk produser, distributor, dan pelaku pasar film dari berbagai negara.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menginisiasi program Networking Hours yang berlangsung penuh antusiasme. Acara ini dihadiri oleh sejumlah nama besar dalam dunia perfilman Indonesia, seperti Christine Hakim, Garin Nugroho, Reza Rahadian, Chelsea Islan, Mya Santosa (Visinema), Vivian Idris (Jakarta Film Week), Iko Uwais, dan berbagai pelaku industri kreatif lainnya.

Networking Hours digelar di booth Pavilion Jakarta-Indonesia dengan Pemprov Jakarta sebagai tuan rumah. Dalam hal ini, Rano pun menyampaikan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat ekosistem film di dalam negeri.

“Jakarta akan menjadi inisiator terbentuknya Film Commission pertama di Indonesia, yang bertugas mendukung industri perfilman nasional dengan berbagai insentif dan kemudahan. Mulai dari perizinan, promosi, hingga kolaborasi internasional,” ujar Rano, Sabtu (17/5/2025).

Upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses dan jejaring sineas nasional ke tingkat dunia ini mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha. Booth Pavilion Jakarta-Indonesia merupakan inisiatif Jakarta dalam membuka ruang dialog dan kerja sama lintas negara. Paviliun ini sekaligus menunjukkan kesiapan Jakarta sebagai kota sinema yang terbuka bagi dunia.

Melalui kehadiran aktif di Cannes, Pemprov Jakarta berharap dapat memperkuat diplomasi budaya melalui film serta memperluas potensi ekonomi kreatif di sektor audiovisual. Festival ini juga menjadi ajang promosi bagi potensi lokasi syuting, bakat kreatif, dan profesional perfilman Indonesia di mata dunia. Dengan semangat kolaborasi, Jakarta hadir sebagai penggerak utama transformasi industri perfilman Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif dan berdaya saing global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....