Puisi 'Aku' Chairil Anwar Hiasi Stasiun Kereta Seoul
- 07 Mar 2025 17:19 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Puisi "Aku" karya Chairil Anwar kini terpampang di stasiun kereta bawah tanah Seoul, Korea Selatan. Karya sastra legendaris ini dapat ditemukan di Stasiun Yeouido Jalur 5 Peron 8-2 dan 8-3 serta Stasiun Gangnam Jalur 2 Peron 3-3 dan 3-4.
Pemasangan puisi "Aku" merupakan bagian dari Program Puisi Multinasional yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Seoul. "Program ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai kedutaan besar, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di Seoul," kata Arirang TV.
Stasiun TV internasional berbahasa Inggris yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan ini dalam siaran di Channel You Tube menjelaskan, sejak tahun 2008, Pemerintah Kota Seoul telah menampilkan puisi-puisi Korea di stasiun kereta bawah tanah. Program ini kemudian diperluas dengan menampilkan puisi dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Keikutsertaan Indonesia dalam program ini bertujuan untuk memperkenalkan sastra Indonesia kepada masyarakat Korea. Puisi "Aku" dipilih karena memiliki pesan universal tentang keberanian dan tekad hidup.
Akun instagram @indonesiainseoul menulis pernyataan Kuasa Usaha Ad Interim atau KUAI RI Seoul, Zelda Wulan Kartika yang menjelaskan arti Puisi ‘Aku’ lebih mendalam. Menurut Zelda, pesan universal puisi ‘Aku’ tentang keberanian dan tekad hidup membuatnya tidak lekang oleh waktu dan dapat dipahami bersama oleh berbagai budaya, termasuk masyarakat Korea.
Chairil Anwar dikenal sebagai pelopor puisi modern Indonesia yang menggambarkan semangat kebebasan dan perjuangan. Puisi "Aku" sendiri mengekspresikan keberanian, tekad, dan individualisme yang kuat. "Bagi bangsa Indonesia, Chairil Anwar adalah ikon sastra yang puisinya terus relevan hingga kini," kata Zelda.
Selain puisi Indonesia, proyek ini juga menampilkan karya sastra dari 27 negara lain. Puisi-puisi tersebut tersebar di berbagai stasiun kereta bawah tanah Seoul. (Kayla Maisie Ayu Putri Muslim-Politeknik Negri Media Kreatif Jakarta berkontribusi dalam menyusun laporan ini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....