Fraksi PSI Soroti 125 Ribu Kunjungan ke Layanan Kesehatan Jiwa

  • 29 Jun 2026 17:10 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta mengungkapkan, ada 125 ribu kunjungan warga ke layanan kesehatan jiwa, di seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), pada tahun 2025 lalu. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Elva Farhi Qolbina, menilai isu kesehatan mental menjadi semakin mendesak, dan tidak dapat diabaikan lebih lama lagi.

“Dengan adanya ratusan ribu warga kita, yang mengakses layanan kesehatan jiwa pada tahun lalu, itu menunjukkan kalau isu ini sudah menjadi permasalahan serius, dan tidak bisa disepelekan lagi. Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI harus memerhatikan masyarakatnya, dan memberikan pelayanan yang mereka butuhkan,” katanya.

Elva menegaskan, Fraksi PSI konsisten mengawal isu kesehatan mental, sebagai salah satu permasalahan warga Jakarta, yang perlu diatasi oleh Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya, dengan memperjuangkan agar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sistem Kesehatan Daerah (Siskesda), secara eksplisit mencantumkan pasal-pasal terkait layanan kesehatan mental.

“Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas, dalam sistem membangun kesehatan daerah. Padahal, tekanan hidup yang dialami oleh masyarakat kian tinggi, dan mereka juga semakin menyadarinya,” katanya.

“Kami dari Fraksi PSI selalu mengawal isu kesehatan mental. Sekarang, kami memperjuangkan agar Pemprov DKI, wajib memberikan fasilitas pelayanan kesehatan mental dari hulu ke hilir, baik secara kuratif, preventif, promotif, maupun rehabilitatif, dengan mencantumkannya secara eksplisit dalam pasal-pasal di Ranperda Siskesda,” tambahnya.

Menurut Elva, kesehatan mental merupakan isu yang mendasar. Karena itu, pihaknya aktif mendorong pembahasan pasal-pasal tersebut, dalam proses legislasi di Kebon Sirih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....