Legislator DKI Dorong SKPD Perkuat Strategi Pembiayaan Kreatif
- 21 Mei 2026 12:03 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pemungut retribusi, untuk memperkuat strategi pembiayaan kreatif (creative financing), guna menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan, strategi pembiayaan kreatif perlu menjadi perhatian serius setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dengan begitu, pemerintah daerah punya sumber pendapatan baru. Demikian diungkapkan Ismail, usai rapat kerja Komisi C bersama SKPD dan SKPD pemungut retribusi, di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. “PAD mungkin hanya bisa kita tingkatkan dengan melakukan creative financing,” ujar Ismail.
Menurut dia, potensi pembiayaan kreatif, di antaranya dengan optimalisasi aset milik Pemprov DKI Jakarta. Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), kata Ismail, harus mulai menginventarisasi, dan memetakan pengembangan aset Barang Milik Daerah (BMD) yang memiliki nilai ekonomi. “Potensi untuk dimonetisasi,” kata Ismail.
Optimalisasi aset tidak hanya terbatas pada lahan kosong. Aset yang telah memiliki bangunan, juga dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga, selama memberikan manfaat bagi daerah. “Termasuk melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau swasta,” kata Ismail.
Ia menegaskan, pengelolaan aset harus memberi nilai tambah terhadap APBD. Sehingga, aset daerah tidak hanya menjadi beban pemeliharaan. “Jangan sampai menjadi beban APBD, tetapi hasilnya harus bisa masuk kembali ke APBD,” ucap Ismail.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....