Wibi Andrino Prihatin, Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Masih Marak

  • 20 Apr 2026 11:20 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menyampaikan keprihatinan mendalam, atas maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Ia menilai, munculnya berbagai kasus baru di sekolah dan kampus, menjadi alarm serius bagi semua pihak.

Menurut Wibi, kekerasan seksual di institusi pendidikan merupakan paradoks besar. Sebab, sekolah dan kampus seharusnya menjadi ruang aman, yang menjunjung tinggi hukum, etika, dan moralitas. “Jika ruang pendidikan saja tidak aman, kita sedang gagal melindungi masa depan bangsa,” ujar Wibi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menyoroti data nasional, yang mencatat lebih dari 24 ribu laporan kasus kekerasan seksual, sepanjang 2025. Angka tersebut dinilai menunjukkan persoalan masih bersifat sistemik, dan belum tertangani optimal.

Wibi juga menyinggung fenomena gunung es. Banyak korban memilih diam, karena relasi kuasa dan tekanan sosial di lingkungan sekitar.

Karena itu, ia menegaskan penerapan zero tolerance bagi pelaku. “Tidak ada ruang kompromi. Proses hukum harus tegas sesuai UU TPKS,” ucap politisi Partai Nasdem itu.

Selain penindakan, Wibi meminta perlindungan korban menjadi prioritas, melalui jaminan keamanan, kerahasiaan identitas, serta pendampingan pemulihan psikologis. Ia mendorong penguatan Satgas PPKS di setiap sekolah dan kampus, termasuk penyediaan kanal pelaporan yang aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....