Pimpinan DPRD DKI Soroti Dampak Game Online dan Judi Online

  • 26 Mar 2026 20:45 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan mencatat, terdapat peningkatan jumlah pasien, di 54 Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di seluruh Indonesia. Hal itu terkait penanganan kasus adiksi (kecanduan).

Peningkatan kasus tersebut, termasuk pecandu judi online (Judol) dan game online. Antara lain di RSJ di Jawa Timur, RSJ di Jakarta, Jawa Tengah dan kota-kota lain di Indonesia. Termasuk Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ranny Mauliani mengatakan, maraknya konten berjudul sensasional, menjadi salah satu pintu masuk masyarakat, ke praktik judi online (Judol). Paparan konten semacam itu, lanjut dia, membuat masyarakat yang semula tidak mengetahui perjudian daring, akhirnya terdorong mencoba, dan terlibat aktivitas ilegal tersebut.

Terlebih, penanganan selama ini cenderung bersifat reaktif. “Antara lain pemblokiran rekening, setelah transaksi terjadi dan munculnya kerugian,” ujar koordinator Komisi E DPRD DKI Jakarta itu, beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Gerindra itu menekankan, perlu langkah pencegahan yang lebih kuat. Hal itu melalui intervensi terhadap situs dan aplikasi, yang terindikasi memfasilitasi judol.

Menurut Rany, upaya tersebut perlu kerja sama dengan PPATK, dan aparat penegak hukum. “Khususnya terkait transaksi mencurigakan di judi online atau narkoba. Bisa dengan pemblokiran langsung,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....