Kevin Wu Soroti Peredaran Tramadol Ilegal di Jakarta

  • 25 Mar 2026 12:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kevin Wu, menyampaikan keprihatinan serius, terhadap maraknya peredaran obat keras jenis tramadol. Sebab, obat itu dijual secara bebas di sejumlah wilayah Jakarta.

Fenomena itu dinilai Kevin Wu semakin mengkhawatirkan, karena berdampak langsung kepada meningkatnya berbagai persoalan sosial di kalangan remaja. Mulai dari tawuran, kriminalitas jalanan, hingga kenakalan remaja lainnya.

Kevin Wu menegaskan, tramadol merupakan obat keras, yang seharusnya hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. Tetapi dalam praktiknya justru diperjualbelikan secara bebas oleh oknum pedagang, tanpa pengawasan yang memadai.

Menurutnya, penyalahgunaan obat itu di kalangan anak muda, sering digunakan untuk menimbulkan efek “berani”, atau euforia yang kemudian memicu perilaku agresif. Termasuk dalam aksi tawuran maupun tindakan kriminal.

“Jika tramadol terus dijual bebas seperti ini, kita sedang membiarkan generasi muda Jakarta diracuni secara perlahan. Ini bukan sekadar pelanggaran, ini ancaman serius bagi masa depan anak-anak kita,” ucap Kevin Wu.

Dalam beberapa hari terakhir, keresahan masyarakat terhadap peredaran obat keras tersebut, bahkan memicu reaksi warga, yang membubarkan para penjual dengan menembakkan kembang api, sebagai bentuk protes dan kemarahan. Kevin menilai peristiwa tersebut, sebagai sinyal kuat masyarakat sudah sangat resah, dan merasa lingkungan mereka terancam, oleh praktik penjualan obat keras secara ilegal.

Kevin Wu pun mendesak aparat penegak hukum, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dan instansi terkait, untuk bertindak tegas terhadap para pedagang, yang menjual obat keras tanpa izin. Menurutnya, jika tidak segera ditangani secara serius, peredaran obat keras ilegal, berpotensi menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi keamanan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....