Anis Matta: Kemerdekaan Adalah Tentang Menjadi Pelaku Sejarah

  • 17 Agt 2026 19:42 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Anis Matta: Kemerdekaan Adalah Tentang Menjadi Pelaku Sejarah

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengajak rakyat Indonesia menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk melihat kembali perjalanan bangsa dan menyiapkan arah masa depan. Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan tentang bagaimana sebuah bangsa menjadi pelaku sejarah yang menentukan masa depannya sendiri.

Anis mengatakan seluruh kondisi Indonesia saat ini, baik keberhasilan maupun berbagai tantangan yang masih dihadapi, merupakan hasil capaian kolektif banyak generasi. Ia menegaskan bahwa capaian terbesar Indonesia tidak hanya diukur dari angka-angka pembangunan, tetapi dari kemampuan bangsa ini membangun model sosial dan politik yang menjadi identitas nasional.

“Yang paling indah yang telah kita capai bersama adalah bahwa kita bisa menggabungkan hal-hal yang di tempat lain tidak bisa digabungkan sekaligus. Kita bisa menggabungkan agama, demokrasi, dan kemakmuran,” kata Anis Matta dalam pesan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurut Anis, tidak banyak negara yang mampu memadukan ketiga unsur tersebut secara bersamaan dalam kehidupan kolektifnya. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan semangat sebagai pelaku sejarah dengan visi yang jauh ke depan, peta jalan yang jelas, serta energi yang lahir dari cita-cita bersama agar Indonesia dapat menulis sejarah masa depannya sendiri dan menjadi gelombang baru dalam sejarah umat manusia.

Ketua DPW Partai Gelora Riau Iskandar menilai pesan yang disampaikan Anis Matta relevan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama untuk terus melanjutkan pembangunan bangsa dan menjaga berbagai capaian yang telah diraih selama lebih dari delapan dekade.

Ia mengatakan gagasan tentang pentingnya menjadi pelaku sejarah perlu terus ditanamkan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh para pemimpin, tetapi juga oleh partisipasi aktif rakyat dalam menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

“Pesan Pak Anis mengingatkan kita bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan yang dirayakan setiap tahun, tetapi tanggung jawab yang harus diisi dengan karya dan kontribusi nyata. Anak-anak muda harus melihat dirinya sebagai pelaku sejarah, bukan sekadar penonton,” kata Iskandar kepada wartawan, Senin, 17 Agustus 2026.

Iskandar menambahkan, semangat kepelakuan harus berjalan beriringan dengan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia. Menurutnya, jika kedua nilai tersebut terus dijaga, Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan masa depan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peradaban dunia sebagaimana optimisme yang disampaikan Anis Matta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....