Ekonomi Kreatif Indonesia Perkuat Kolaborasi Global Bersama ALUMNAS
- 11 Jul 2026 14:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif memperkuat jejaring internasional melalui penjajakan kolaborasi dengan Perkumpulan Alumni Amerika Serikat atau ALUMNAS. Audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026, bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional berbasis kolaborasi heksaheliks sekaligus membuka peluang investasi dan ekspor ke pasar Amerika Serikat.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan sinergi dengan ALUMNAS menjadi langkah strategis untuk memperluas ruang kolaborasi di tengah pertumbuhan industri kreatif. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan mempercepat transformasi ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional yang memiliki daya saing global.
"Kolaborasi bersama ALUMNAS menjadi momentum penting untuk memaksimalkan ruang kolaborasi di tengah pesatnya pertumbuhan industri kreatif saat ini. Sinergi ini akan mempercepat transformasi sektor ekonomi kreatif menjadi kekuatan ekonomi baru yang berdaya saing global," ujar Teuku Riefky Harsya dalam siaran persnya di Jakarta.
Pertemuan tersebut merupakan audiensi kedua antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan ALUMNAS dalam rangka menjajaki kerja sama yang lebih luas. Salah satu pembahasan utama ialah rencana penyelenggaraan Indonesia Creative Week by ALUMNAS, yang akan menghadirkan pameran ekonomi kreatif, forum bisnis dan investasi, festival budaya, hingga kegiatan business matching.
Kementerian Ekonomi Kreatif menilai Amerika Serikat memiliki posisi strategis sebagai tujuan ekspor sekaligus sumber investasi. Hingga akhir 2025, nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 9,14 miliar dolar Amerika Serikat, sementara pada Triwulan I 2026 negara tersebut menjadi investor terbesar dengan realisasi investasi sebesar Rp12,9 triliun.
"Kementerian tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi heksaheliks bersama ALUMNAS menjadi kunci utama untuk menjajaki sinergi di berbagai ajang ekonomi kreatif, terlebih posisi Amerika Serikat sangat strategis baik dari segi investasi maupun ekspor," kata Teuku Riefky Harsya.
Selain membahas Indonesia Creative Week by ALUMNAS, kedua pihak juga menyiapkan dukungan terhadap penyelenggaraan World Conference on Creative Economy 2026. Agenda internasional tersebut dijadwalkan berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 21 hingga 23 Oktober 2026 dengan tema Inclusively Creative: Collective Continuity.
Ketua Umum ALUMNAS, Jimmy Gani, mengatakan organisasinya siap mendukung berbagai program Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurutnya, banyak anggota ALUMNAS yang bergerak di berbagai subsektor ekonomi kreatif sehingga memiliki potensi memperkuat kolaborasi nasional maupun internasional.
"ALUMNAS memiliki potensi besar dengan banyaknya anggota yang bergerak di sektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan lainnya. Oleh karena itu, ALUMNAS siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam berbagai program maupun agenda strategis, termasuk menyukseskan gelaran besar seperti World Conference on Creative Economy 2026 demi mendorong kemajuan dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional," ujar Jimmy Gani.
Dalam audiensi tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif didampingi Pelaksana Tugas Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Aulia Chloridiany serta Tenaga Ahli Menteri Gemintang K. Mallarangeng. Kementerian berharap kolaborasi ini dapat memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi kreatif Indonesia di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....