Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki Perluas Peluang Magang ke Jepang
- 13 Mei 2026 13:52 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Jepang melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP) di Jakarta, pada Selasa 12 Mei 2026.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan. Khususnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan perluasan peluang kerja bagi peserta magang teknis Indonesia.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini. Terutama dalam pengembangan SDM dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” ujar Cris.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup pelatihan, pengiriman, dan penerimaan peserta magang teknis Indonesia di Prefektur Miyazaki. Selain itu, kedua pihak juga akan memperkuat pertukaran data dan informasi secara berkala untuk mendukung keberlanjutan program.
Kemnaker juga menyiapkan pengembangan sistem berbagi informasi guna mendukung pengembangan karier peserta setelah menyelesaikan program magang di Jepang. Langkah itu dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di Jepang, termasuk di Prefektur Miyazaki yang tengah menghadapi penurunan jumlah penduduk.
Menurut Cris, salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah pelaksanaan job matching agar kompetensi calon peserta sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang. Untuk mendukung hal itu, Kemnaker menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan pemerintah maupun swasta di berbagai daerah.
Berdasarkan data Kemnaker, penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang pada 2025 mencapai 19.332 orang. Sementara hingga Mei 2026, jumlah peserta yang telah diberangkatkan tercatat sebanyak 18.316 orang.
Khusus di Prefektur Miyazaki, jumlah peserta magang asal Indonesia meningkat dari 243 orang pada 2025 menjadi 285 orang pada 2026.
Sementara itu, Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyebut keberadaan peserta magang asal Indonesia telah memberikan kontribusi bagi sektor pertanian di wilayahnya dan berpeluang diperluas ke sektor lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....