Menaker: Peluang Kerja Tetap Terjaga di tengah Tekanan Global

  • 08 Apr 2026 16:47 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO. ID, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pemerintah terus menjaga peluang kerja tetap terbuka di tengah ketidakpastian global. Langkah ini dilakukan agar pencari kerja tetap mudah mengakses lowongan dan pelatihan yang sesuai kebutuhan industri.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Forum Jejaring Kemitraan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri di Jakarta, Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini melibatkan American Chamber of Commerce in Indonesia dan firma hukum SSEK Law Firm.

Yassierli menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja dalam menjaga stabilitas pasar kerja. “Indonesia tak bisa hanya menunggu masalah terjadi, kita harus bergerak cepat agar pasar kerja tetap stabil,” ujarnya.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gejolak ketenagakerjaan. “Kemnaker menyiapkan sistem peringatan dini PHK, dialog bersama perusahaan dan pekerja, serta akselerasi program pelatihan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri. Untuk itu, perusahaan didorong memanfaatkan platform KarirHub SIAPKerja agar proses rekrutmen lebih transparan dan tepat sasaran.

Selain itu, pelatihan vokasi dinilai perlu diperkuat agar sesuai kebutuhan dunia usaha. Yassierli mengajak dunia industri, termasuk AmCham, untuk terlibat dalam peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Menurutnya, akses kerja yang inklusif juga menjadi perhatian pemerintah. “Kita juga mendorong kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas agar dunia kerja lebih adil,” tegasnya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan dinilai akan mengubah lanskap pekerjaan. Pemerintah berkomitmen menyiapkan tenaga kerja yang adaptif agar mampu menghadapi perubahan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....