Menhut Raja Antoni Gandeng Shizuoka untuk Konservasi Komodo

  • 28 Mar 2026 14:46 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, melakukan penandatanganan MoU, dengan Gubernur Shizuoka Suzuki Yasutomo. Kerjasama itu menjadi diplomasi hijau, memperkuat hubungan bilateral, hingga memastikan kelestarian spesies ikonik Indonesia yakni Komodo.

Penandatanganan MoU itu dilakukan langsung Menhut Raja Antoni, dan Gubernur Shizuoka Suzuki Yasutomo, di Shizuoka, Jepang, Sabtu, 28 Maret 2026. Menhut Raja Antoni diketahui akan membersamai, kunjungan diplomasi Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea.

“Ini adalah bagian dari Green Diplomasi atau Diplomasi Hijau. Kita berharap kita berbagi tanggung jawab, berbagi kerjasama untuk mengatasi masalah iklim, bagaimana menjaga hutan kita lebih baik, konservasi, dan juga kekayaan keanekaragaman hayati yang lebih baik,” ujar Menhut Raja Antoni.

Breeding loan Komodo itu nantinya akan ditempatkan di iZoo, yang terletak di Kawazu, Prefektur Shizuoka, yang merupakan kebun binatang reptil dan amfibia terbesar di Jepang. Menhut berharap dengan adanya Komodo, dapat mempromosikan kenekaraganman hayati, dan menarik minat masyarakat Jepang, untuk melihat langsung Komodo di Pulau Komodo Indonesia.

“Kerjasama ini merupakan kerjasama yang pertama tapi tidak terakhir, dan berharap nanti dengan adanya Komodo di iZoo, akan mempromosikan kekayaan keanekaragaman hayati di Indonesia. Dan kita harap para pengunjung di iZoo, nanti bisa dapat melihat Komodo, di Pulau Komodo asli di Indonesia,” kata Raja Antoni.

“Seperti yang bapak gubernur ketahui, bahwa indonesia adalah salah satu negara tropis terbesar di dunia, memiliki hutan yang sangat luas, dan memiliki kekayaan biodiversity yang sangat luar biasa, tidak tergantikan di dunia ini. Komodo adalah salah satu binatang yang flagship, yang ada di Indonesia, diantara banyak satwa lain di Indonesia sepeti Gajah, Harimau dan lain sebagainya,” tambahnya.

Selain kelestarian satwa, Menhut juga berharap, dapat belajar dengan pemerintah Jepang, menjaga keseimbangan pembangunan industrialisasi, dengan tetap menjaga alam dengan baik. Ia juga berharap nantinya Gunung Fuji, dan Gunung-gunung lain di Indonesia sebagai Sister Park.

“Saya berharap ke depan kita bisa berbincang, tentang kemungkinan untuk menjadikan Gunung Fuji, dengan gunung yang lain yang ada di Indonesia sebagai Sister Park. Saya sudah pernah ke Gunung Fuji beberapa tahun yang lalu, namun besok saya rencana akan kembali ke Gunung Fuji, untuk belajar lebih detail tentang bagaimana pemerintah Shizuoka dan walikota terkait, mengelola Taman Nasional Gunung Fuji yang luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Shizuoka Suzuki Yasutomo, mengaku senang dan bangga dapat bekerjasama dengan Indonesia, dalam hal ini Kementerian Kehutanan. Ia juga memastikan akan berkontribusi, untuk kelestarian Komodo dengan pengembangbiakkan.

“Saya sangat senang karena dapat menandatangani MoU, tentang pelestarian konservasi satwa liar, bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Saya sangat berterimakasih dan sangat senang, karena akan menerima Komodo, sebagai salah satu simbol persahabatan Indonesia dan Jepang,” katanya.

“Karena Komodo merupakan satwa liar yang terancam punah, kami sangat senang dapat berkontribusi, untuk mengembangbiakkan Komodo. Dengan adanya Komodo masuk, kami berharap dapat mengundang berbagai wisatawan. Kami berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....