Menhut Pastikan tak Buka Open House Lebaran 2026

  • 20 Mar 2026 00:10 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memastikan, tidak akan menggelar acara open house, pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Keputusan itu selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang meminta seluruh instansi negara, mengedepankan empati dan kesederhanaan, di tengah situasi ekonomi masyarakat.

Langkah tersebut disampaikan Menhut, melalui pernyataan resmi di media sosial pribadinya, dikutip Kamis, 19 Maret 2026. Dalam pernyataannya, Menhut mempersilakan para pegawai di lingkungan Kementerian Kehutanan, untuk fokus pada waktu berkualitas bersama keluarga, di kampung halaman masing-masing.

“Pengumuman untuk Keluarga Besar Kementerian Kehutanan. Idulfitri kali ini saya tidak akan menyelenggarakan open house. Ini saya lakukan untuk memberikan kesempatan kepada bapak ibu sekalian, memanfaatkan Idulfitri untuk bersilaturahim dengan keluarga, di kampung masing-masing,” ujar Menhut.

Selain meniadakan open house, Menhut juga menegaskan sikap tegas, terkait gratifikasi Lebaran. Ia meminta agar tidak ada pihak yang mengirimkan bingkisan, dalam bentuk apa pun, ke kediaman maupun kantornya.

“Bagi bapak ibu yang tahun lalu membeli hampers atau parsel, dan mengirimkannya kepada saya. Tahun ini saya mengajak agar bapak ibu tetap membeli hampers atau parsel, namun tahun ini tidak dikirimkan kepada saya, tapi dikirimkan kepada orang-orang yang ada di sekitar bapak ibu sekalian yang membutuhkan,” kata Menhut.

Sebelumnya, pemerintah telah secara resmi mengimbau seluruh instansi negara, untuk tidak menggelar acara open house, maupun halalbihalal secara berlebihan, pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2025 Masehi. Mensesneg Prasetyo Hadi, di Jakarta, beberapa waktu lalu menyatakan, langkah itu diambil sebagai bentuk empati, terhadap masyarakat yang masih dalam kondisi ekonomi sulit.

Prasetyo mengatakan, surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kementerian dan lembaga negara itu, merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. “Kami sudah menyampaikan surat edaran, untuk seluruh kementerian dan lembaga, kami imbau untuk tidak berlebihan, di dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para pejabat negara, untuk peka terhadap situasi sosial, mengingat masih banyak warga negara yang berada dalam kondisi kurang beruntung. “Bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita, yang pada kondisi yang belum baik. Jadi kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....