Mentan: Kolaborasi BUMN-Peternak Rakyat, Wujudkan Kemandirian Nasional
- 10 Nov 2025 18:42 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan pentingnya membangun ekosistem peternakan nasional yang kokoh dan berkelanjutan melalui kolaborasi erat antara pemerintah, BUMN dan peternak kecil. Salah satu langkah strategis yang tengah digulirkan adalah pembangunan sistem pembibitan dan pakan nasional yang dikawal oleh BUMN dengan total investasi mencapai Rp20 triliun. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan bibit dan pakan, serta meningkatkan daya saing peternakan rakyat di seluruh Indonesia.
Menurut Amran, penguatan peran BUMN bukan dimaksudkan untuk menggantikan peternak kecil, melainkan menjadi penyangga utama agar ketersediaan bibit dan pakan tetap terjamin.
"Jadi pembibitan harus di-back up oleh BUMN agar peternak kecil tidak kesulitan lagi bibit dan pakan. Tapi budidaya tetap dilakukan oleh peternak rakyat. Inilah ekosistem yang sehat, saling menopang,” ujarnya usai upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta. Senin, (10/11/25).
Lebih lanjut Mentan menjelaskan, strategi ini akan menciptakan rantai nilai yang kuat dari hulu ke hilir. Dengan sistem pembibitan modern di bawah BUMN, kualitas genetik ternak dapat ditingkatkan, produktivitas naik, dan risiko kekurangan pasokan dapat ditekan. “Kita ingin agar peternak kecil tidak hanya bertahan, tapi naik kelas. Pemerintah hadir untuk membangun ekosistem, bukan untuk menggantikan peran mereka,” jelasnya.
Rencana investasi Rp20 triliun tersebut akan difokuskan pada penguatan rantai pasok pembibitan, pengembangan industri pakan lokal, hingga pembangunan laboratorium genetik dan fasilitas distribusi yang terintegrasi dengan sistem logistik nasional. Mentan menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian protein hewani berbasis pulau. “Kalau bibit dan pakan kita kuat, peternakan nasional pasti mandiri. Kuncinya ada pada kolaborasi antara negara, BUMN, dan rakyat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Amran juga menekankan agar peternak kecil tidak khawatir dengan kebijakan baru yang dijalankan pemerintah. Menurutnya, seluruh kebijakan justru dirancang untuk memperkuat posisi peternak sebagai pelaku utama di lapangan. “Peternak rakyat jangan khawatir. Justru sekarang saatnya mereka bangkit. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka tidak sendirian. Kita siapkan dukungan bibit, pakan, teknologi dan akses pembiayaan,” ungkapnya penuh semangat. Ia menutup dengan menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan fondasi menuju kemandirian peternakan nasional yang berkeadilan dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....