Embarkasi Jakarta Pondok Gede: 7868 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci
- 08 Mei 2026 05:36 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Total tujuh kloter dengan 2.998 jemaah dan petugas haji asal DKI Jakarta telah diberangkatkan, hingga Kamis 7 Mei 2026
- Total 11 kloter dengan 4.870 jemaah dan petugas haji asal Lampung telah diberangkatkan, hingga Kamis 7 Mei 2026
- Embarkasi Jakarta Pondok Gede mengelola data pemberangkatan dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Lampung
- Sejumlah jemaah haji yang sebelumnya dilaporkan tertunda karena masalah kesehatan, telah diberangkatkan bersama kloter lain
RRI.CO.ID, Jakarta - Hampir delapan ribu jemaah dan petugas haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Kamis, 8 Mei 2026. Sekretaris PPIH Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Agus Husein mengatakan, ribuan jemaah tersebut berasal dari provinsi DKI Jakarta dan Lampung.
“Jadi, total jemaah dan petugas yang sudah kami berangkatkan adalah 7.868 orang. Itu sekitar 57% dari total keseluruhan jemaah dan petugas yang berjumlah 13.751,” kata Agus, Kamis 8 Mei 2026, sore.
Agus merinci, tujuh kloter dengan total 2.970 jemaah dan 28 petugas haji asal DKI Jakarta telah diberangkatkan ke Arab Saudi. “Ya, sudah 7 kloter yang kami berangkatkan dengan jumlah jemaah 2.970 dan petugas 28 orang, totalnya 2.998,” ujarnya.
Sementara itu, Embarkasi Jakarta Pondok Gede juga mencatat 11 kloter asal Lampung dengan total 4.826 jemaah dan 44 petugas haji telah diberangkatkan ke Tanah Suci. “Lampung ada 11 kloter yang sudah, jumlah jemaah 4.826 dan petugas 44 orang, totalnya 4.870,” ujar Agus.
Persentase keberangkatan jemaah haji di Embarkasi Jakarta Pondok Gede telah mencapai lebih dari 50 persen dari total jemaah terjadwal. Angka ini akan terus bertambah mengingat proses keberangkatan masih berlangsung hingga 20 Mei mendatang.
Saat wawancara itu berlangsung, jemaah haji asal Jakarta Selatan tengah memasuki Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji Pondok Gede. Jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemberkasan dokumen, termasuk kartu Nusuk.
Embarkasi Jakarta Pondok Gede mengelola data pemberangkatan dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Lampung. Meski jemaah asal Lampung tidak diberangkatkan melalui Asrama Haji Pondok Gede, pengelolaan data tetap menjadi tanggung jawab pihak Agus.
“Kami memegang dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Provinsi Lampung. Walaupun jemaah dari Provinsi Lampung tidak ke embarkasi kami di Pondok Gede, namun secara data kami memiliki tanggung jawab,” kata Agus.
Jemaah Tertunda Keberangkatan
Saat pertama kali tiba di asrama haji, seluruh jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes kesuburan bagi jemaah perempuan usia tertentu. Pemeriksaan ini merupakan bagian Istithaah yang wajib dilakukan sebelum keberangkatan. Agus mengungkap, sejumlah jemaah ditunda keberangkatannya sampai dengan dinyatakan layak oleh petugas kesehatan.
“Kebetulan memang ada sekitar 4 atau 5 jemaah kami yang sedang dalam observasi istitha'ahnya. Mudah-mudahan tidak lama lagi bisa kami berangkatkan,” kata Agus.
Ketika jemaah dinyatakan siap kembali, mereka akan diberangkatkan dengan kloter berikutnya dengan pengawalan oleh petugas. “Contohnya seperti kloter 5 kemarin, kami titipkan satu orang dari kloter 4 untuk digabung ke kloter 9 Lampung. Ada satu orang lagi dari Jakarta Timur kloter 5, kami gabungkan juga ke kloter 9 Lampung,” ujarnya.
“Kami hantarkan mereka dengan pengawalan ketat dari imigrasi sampai ke bandara. Di bandara kami diterima imigrasi dan dilakukan penyegelan, sama seperti menghantarkan jemaah pada umumnya,” ucap Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....