Ratusan Ribu Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, 42 Ribu Sudah Berada di Makkah

  • 07 Mei 2026 14:23 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Ratusan ribu jemaah haji asal Indonesia, yang tergabung ke dalam 258 kelompok terbang atau kloter telah tiba di Tanah Suci. Sekitar 42 ribu jemaah diantaranya, yang tergabung ke dalam 109 kloter telah tiba di kota Makkah.

Data tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha dalam tayangan konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji, Kamis, 7 Mei 2026.

"Dari sisi pemberangkatan dari tanah air, sebanyak 267 kloter dengan 103.690 jemaah dan 1.064 petugas telah diberangkatkan ke tanah suci," kata Ichsan.

"Dari sisi kedatangan di Madinah, tercatat 258 kloter dengan 100.125 jemaah dan 1.028 petugas telah tiba dan menempati akomodasi yang telah disiapkan," ujarnya saat melanjutkan pernyataan pers.

Jemaah haji yang telah tiba di kota Mekah akan melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri melaksanakan ibadah puncak di Armuzma (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

"Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, 109 kloter dengan 42.340 jemaah dan 436 petugas telah tiba di Kota Makkah," kata Ichsan.

Ichsan melanjutkan, sejak penyelenggaraan hari pertama hingga siang tadi, total jemaah yang berobat rawat jalan hampir menyentuh angka 15 ribu jemaah.

"total jemaah hingga hari ini yang berobat rawat jalan sebanyak 14.919 orang. Jemaah yang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebanyak 153 orang," ucap Ichsan.

Sebanyak 153 jemaah dirujuk ke Klinik kesehatan haji indonesia. Selain itu, sebanyak 271 orang dirujuk ke rumah sakit arab saudi, 72 jemaah diantaranya masih dalam perawatan.

Hingga saat ini, total jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci berjumlah 12 orang. Pemerintah, melalui Kementerian Haji dan Umrah menjamin badal haji keduabelas jemaah itu.

"Saat ini total jemaah wafat sebanyak 12 orang. Adapun penyebab wafat yang paling banyak adalah penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru," kata Ichsan.

Ichsan melanjutkan, suhu udara di Madinah dan Mekah dapat terasa di badan antara 33 hingga 44 derajat celcius. Ia mengimbau kepada seluruh jemaah haji Indonesia untuk mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan fisik dan mengikuti saran kesehatan.

"Jangan lupa mengonsumsi air yang cukup, menggunakan topi pelindung dari hawa panas, memakai alas kaki yang nyaman, dan segera melapor ke petugas bila mengalami gangguan kesehatan," ujar Ichsan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....