Musim Haji 2026 Dimulai, Ratusan Jemaah Masuk Asrama Haji Pondok Gede
- 21 Apr 2026 14:55 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ratusan jemaah haji mulai memasuki Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Selasa, 21 April 2026. Sebanyak 393 jemaah dari kelompok terbang (kloter) pertama dan 445 jemaah dari kloter kedua tiba untuk menjalani rangkaian persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.
Pantauan RRI Jakarta di lokasi, jemaah datang secara bertahap sejak pagi hingga siang hari. Kloter pertama tiba sekitar pukul 07.00 WIB, sedangkan kloter kedua tiba pukul 13.00 WIB, dengan mengenakan seragam batik biru muda dan hitam.
Petugas asrama menyiapkan gedung serbaguna untuk proses penyerahan koper kabin, verifikasi dokumen, serta pemeriksaan kesehatan. Jemaah juga menerima gelang identitas, kartu Nusuk, dan uang living cost (biaya hidup) sebesar 750 riyal.

Jemaah selanjutnya diantar menggunakan bus dari titik kedatangan menuju area asrama. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk menjaga kelancaran layanan.
Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede, Muhammad Ali Zakiyudin, menyatakan asrama telah siap menyambut jemaah haji. Selama masa penerimaan, dari 21 April hingga 19 Mei 2026, sebanyak 7.806 jemaah dijadwalkan berangkat melalui asrama ini dalam 19 kloter.
"Semua jemaah yang ada di sini [kloter satu dan dua] berasal dari Jakarta, khusus untuk Provinsi DKI Jakarta. Untuk jemaah dari wilayah Tangerang, sekarang sudah dialihkan ke Cipondoh. Selama musim haji kami menerima 7.806 jemaah, dalam 19 kloter," kata Ali di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa, 21 April 2026.

Setelah menyelesaikan proses registrasi dan verifikasi dokumen, jemaah diarahkan menuju kamar untuk beristirahat. Pihak asrama juga memberikan penguatan materi manasik serta imbauan terkait kesehatan dan kondisi cuaca di Arab Saudi.
"Setelah proses administrasi dan kesehatan, jemaah masuk ke asrama untuk beristirahat. Ada agenda shalat berjamaah, penguatan manasik, sosialisasi kesehatan, serta sosialisasi mengenai cara menghadapi cuaca di Arab Saudi," ujar Ali.
Setelah seluruh proses verifikasi dokumen dan pemeriksaan kesehatan selesai, jemaah diantar ke kamar menggunakan shuttle bus yang disediakan. Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada dini hari menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk terbang ke Madinah menggunakan maskapai Garuda Indonesia, sedangkan kloter kedua menggunakan Saudia Airlines.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....