Muhammadiyah Gandeng BPKH Luncurkan Program Peduli Lingkungan
- 04 Jun 2025 20:44 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan, melalui Majelis Lingkungan Hidup (MLH), memiliki tanggung jawab moral dan keumatan, untuk mengarusutamakan kesadaran ekologis, dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Karena itu, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, MLH PP Muhammadiyah meluncurkan sejumlah program strategis, di bawah tajuk Semarak Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Diantaranya, peluncuran buku Responsible Green Hajj. Program ini hasil kerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). "BPKH berkerjasama dengan Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah, untuk mendorong buku namanya Responsible Green Hajj. Jadi bagaimana menjadi calon jemaah haji yang responsible dan ramah lingkungan," ujar Anggota BPKH, Harry Alexander, di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/6/2025).
"Dilakukan dengan beberapa tindakan yang sederhana, tapi sangat berkontribusi besar, buku tersebut mendorong dimana dengan pengelolaan sampah, mengurangi sampah plastik dalam penggunaan kegiatan perhajian dan kurban. Apalagi kita tahu bahwa beberapa plastik yang digunakan tidak food grade, terus juga memiliki dampak terhadap polusi plastik. Bisa menyebabkan mikroplastik pada makanan," tambah Harry.
Ia menjelaskan, Muhammadiyah dan BPKH menawarkan penggunaan alat tradisional, menggunakan bambu, daun pisang dan lain-lain. "Agar kurban bisa mengurangi dampak lingkungan dan sampah plastik," kata Harry.
Buku Responsible Green Hajj juga mendorong agar jemaah haji di Indonesia, tidak boros dalam menggunakan air. "Penggunaan air itu sangat terbuang banyak. Kita biasa mandi dengan ember, pakai gayung. Di sana (tanah suci) kita berharap dengan hotel-hotel yang ada dengan shower, lebih mengurangi (penggunaan air)," kata Harry.
"Dan mungkin dampaknya karena di sana kering, sehingga malah bikin kulit kering ketika semakin banyak interaksi dengan air. Itu malah bisa kita harapkan mendorong konservasi air, dan mengurangi dampak penggunaan air selama proses perhajian," katanya.
M Azrul Tanjung, Ketua MLH PP Muhammadiyah, menyatakan program tersebut bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun peradaban hijau berlandaskan Islam. "MLH PP Muhammadiyah ingin mengajak seluruh elemen bangsa, dan terutama kader-kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia, untuk menjadi pelaku perubahan, menjaga bumi sebagai amanah ilahi," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....