Laju Inflasi Jakarta Ditargetkan Lebih Rendah Dari Nasional

  • 07 Feb 2026 06:23 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan sinergi untuk menjaga stabilitas harga pada momentum Ramadan dan Idulfitri tahun 2026. Gubernur Jakarta, Pramono Anung pun menargetkan laju inflasi Jakarta tahun ini lebih rendah daripada target inflasi nasional.

“Pemerintah DKI Jakarta di tahun 2026 tetap menargetkan inflasinya lebih rendah daripada yang dipatok oleh pemerintah pusat, yaitu 2,5 plus minus 1 persen,” ujar Gubernur Pramono saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Februari 2026. 

Dalam kesempatan itu, Pramono menyinggung kinerja ekonomi Jakarta sepanjang tahun 2025, di mana menurut Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Jakarta tumbuh 5,21 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,11 persen. 

Lebih lanjut, Pramono menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta pada kuartal keempat tahun 2025 mencapai 5,71 persen. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari penyelenggaraan berbagai kegiatan ekonomi di Jakarta. Upaya tersebut pun mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan. 

“Kita bisa keluar dari masa krisis. Boleh dikatakan pada kuartal ketiga pertumbuhan ekonomi berada di bawah 5 persen, namun kini dapat melonjak menjadi 5,71 persen. Saya pikir salah satunya karena kepemimpinan yang sangat kuat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Iwan.

Iwan menilai, capaian tersebut menunjukkan perekonomian DKI Jakarta memiliki daya resiliensi dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....