Bocah 6 Tahun Diduga Menjadi Korban Persekusi di Taman Kramat Pulo
- 11 Jun 2026 01:52 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Diduga jadi korban persekusi, seorang bocah berinisial MW (6th), harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.
Saat ditemukan korban di area Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, pada Minggu 7 Juni 2026 malam. Kondisi korban tampak mengenaskan kejang kejang hingga tidak sadarkan diri.
"Cucu sanya itu bermain di taman tersebut sekitar pukul 18.30 hingga 19.30 WIB. Kami baru tau setelah mendapat informasi dari anak saya bahwa cucu saya kejang-kejang setelah bermain di Taman Kramat,” kata Linda, Rabu 10 Juni 2026.
Keesokan harinya, Linda mendatangi lokasi dan melihat rekaman CCTV taman. Dari rekaman itu, ia melihat cucunya diduga dipersekusi oleh dua remaja berinisial LNGdan RV.
“Dari rekaman CCTV terlihat cucu saya diseret dan dibawa ke sebuah tiang yang ternyata terdapat aliran listrik hingga menyebabkan dia kesetrum,” ungkapnya.
Menurut Linda, korban sempat pingsan di lokasi kejadian. Beberapa orang di sekitar taman berusaha memberikan pertolongan sebelum korban akhirnya dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
Ia juga mengaku cucunya mengalami luka benjol di bagian belakang kepala. Luka tersebut diduga akibat benturan saat korban diperlakukan secara kasar.
"Cucu saya mengalami benjol di belakang kepala karena sempat dibanting,” katanya.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat. Namun hingga kini, keluarga mengaku belum mendapatkan informasi mengenai penetapan tersangka maupun penahanan terhadap pihak yang diduga terlibat.
“Saya minta keadilan untuk cucu saya yang masih berusia enam tahun,” tegas Linda.
Linda juga menuturkan kondisi korban saat ini sudah mulai membaik setelah sempat mengalami koma. Meski demikian, MW disebut masih mengalami trauma dan ketakutan saat bertemu orang yang tidak dikenalnya.
“Sekarang dia sudah sadar, tetapi masih takut ketika bertemu orang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, mantan Ketua RT 06 RW 08, Asep, membenarkan adanya insiden seorang anak yang tersengat listrik di area taman tersebut. Ia mengaku langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Saya mendapat informasi ada anak kecil kesetrum saat waktu magrib. Setelah dicek dan dilaporkan ke PLN serta Sudin Pertamanan, memang ditemukan adanya kebocoran arus listrik,” sesal Asep.
Menurutnya, taman tersebut saat ini masih ditutup sementara untuk kepentingan keamanan. Ia memastikan sumber kebocoran listrik telah diperbaiki oleh pihak terkait, dan kasusnya sudah dalam penanganan pihak kepolisian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....