Aksi Bajilo Hantui Supir dan Warga saat Terjadi Kemacetan di Jembatan Marunda
- 05 Jun 2026 08:36 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Aksi kriminalitas jalanan berupa penjarahan barang muatan truk atau yang akrab disapa "bajing loncat" di kawasan Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, semakin meresahkan warga dan pengguna jalan. Para pelaku diketahui tidak hanya mengincar barang berharga, tetapi juga nekat melakukan perusakan fasilitas umum demi melancarkan aksinya.
Menurut Asep warga Rusun Cilincing, aksi bajing loncat ini kerap terjadi saat kondisi lalu lintas sedang mengalami kemacetan parah. Kondisi truk yang terjebak macet dimanfaatkan pelaku untuk memanjat dan mengambil barang muatan secara paksa.
"Kurang nyamanlah, kita tinggal di jalan, malam-malam dengar teriak-teriak. Mau keluar juga takut karena mereka bawa alat (senjata)," ujar Asep kepada RRI Jakarta, Jumat 6 Juni 2026.
Modus Operandi Terorganisir
Para pelaku bajing loncat ini disinyalir merupakan sebuah komplotan yang terorganisir. Modus yang sering digunakan adalah dengan memanjat truk, kemudian melemparkan barang jarahan ke bawah jembatan, di mana rekan-rekan mereka sudah bersiap untuk mengambil dan mengangkut barang tersebut.
Tak hanya menyasar truk, warga juga mengungkap adanya faktor kesengajaan dari para pelaku untuk memutus kabel lampu penerangan jalan umum (PJU). Hal ini dilakukan agar area sekitar menjadi gelap gulita, sehingga aksi mereka tidak mudah terpantau oleh petugas maupun warga sekitar.
"Penerangan ada, cuma kadang-kadang sering diputus kabelnya sama anak-anak (pelaku). Jadi kita resah karena lampu jalan mati semua," tambahnya.
Dari Begal ke Bajing Loncat
Kawasan Marunda dan Cilincing memang dikenal sebagai wilayah rawan kriminalitas sejak lama. Jika dahulu wilayah ini identik dengan aksi begal, kini aksi bajing loncat atau yang oleh warga lokal disebut sebagai "Asmoro" menjadi ancaman utama. Pelaku pun bervariasi, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak di bawah umur.
Warga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli keamanan di sepanjang Jalan Akses Marunda, terutama pada jam-jam rawan dan saat terjadi kemacetan. Selain itu, warga juga mendesak pemerintah daerah untuk segera memperbaiki fasilitas lampu jalan yang dirusak agar rasa aman masyarakat dapat kembali pulih
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....