Justin PSI Soroti Maraknya Kriminalitas di Jakarta
- 31 Mei 2026 17:32 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Rentetan aksi kriminalitas belakang ini, membuat warga Jakarta semakin resah. Kehidupan masyarakat menjadi tidak aman karena adanya tawuran, pencurian, pemerasan, judi online (judol) dan lain-lain.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana, melihat masalah kriminalitas bukan sebagai isu yang baru muncul. “Kriminalitas itu bukan sesuatu yang baru di Jakarta, melainkan salah satu buah dari budaya kekerasan yang mengakar, dan membahayakan kehidupan warganya,” ujar Justin dalam keterangan tertulis, Minggu, 31 Mei 2026.
“Anak-anak kita sejak masih kecil sudah terpapar oleh kekerasan melalui tawuran, geng motor, balap liar, dan perundungan di sekolah-sekolah tempat mereka belajar. Sehingga, kekerasan sudah menjadi pondasi, untuk melakukan kejahatan-kejahatan yang lebih besar saat beranjak dewasa,” tambahnya.
Selama Januari-April 2026 lalu, pihak kepolisian telah membongkar 171 kejahatan. Di mana, kasus-kasus itu terdiri dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian dengan pemberatan.
Adapun rinciannya, sebanyak 86 kasus merupakan pencurian dengan pemberatan. Kemudian, 75 kasus lainnya terkait pencurian kendaraan bermotor. Dan 10 kasus sisanya adalah pencurian dengan kekerasan. Korban-korbannya bukan hanya warga Jakarta, tetapi juga warga negara asing (WNA).
“Masalah kekerasan yang memulai rantai kejahatan ini harus diselesaikan. Caranya memang perlu keras. Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI sudah tidak bisa lagi lemah-lembut, terhadap perilaku kekerasan yang berujung pada kejahatan,” katanya.
Justin mendesak agar Pemprov DKI Jakarta menghukum para pelaku kekerasan. Tidak terkecuali, kejahatan-kejahatan seperti tawuran, balap liar, dan perundungan yang kerap dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.
“KJP (Kartu Jakarta Pintar) Plus-nya harus ditarik. Lebih jauh, bansos (bantuan sosial) keluarga-keluarga yang anggotanya terlibat dalam kejahatan-kejahatan seperti itu, juga perlu dicabut. Ini mesti dilakukan untuk memberikan efek jera, dan memberikan contoh kepada orang lainnya, agar tidak melakukan kejahatan yang sama,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....