Inventaris Karang Taruna Bungur Raib, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
- 25 Mei 2026 16:30 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah barang inventaris milik Sekretariat Karang Taruna Kelurahan Bungur RW 06, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat dilaporkan hilang diduga dicuri. Nilai kerugian akibat hilangnya barang-barang tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Barang yang hilang meliputi satu set alat musik seperti drum, gitar, gitar bass, amplifier, hingga perlengkapan sablon dan alat press. Selain itu, beberapa peralatan elektronik lain yang berada di sekretariat juga dilaporkan ikut raib.
Kasus kehilangan itu telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/1407/V/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Bungur periode 2026-2031, Muhammad Rizky Fitrianto mengatakan peristiwa kehilangan terjadi sebelum dirinya resmi menjabat. Meski demikian, ia bersama pengurus sebelumnya tetap memutuskan membawa kasus itu ke ranah hukum karena nilai kerugiannya cukup besar.
“Kehilangan barang inventaris itu terjadi saat saya belum menjabat ketua karang taruna,” kata Rizky saat ditemui di lokasi, Senin, 25 Mei 2026. Ia menegaskan laporan resmi dibuat pada Kamis, 15 Mei 2026.
Rizky menyebut polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara setelah laporan diterima. Namun hingga kini, pihaknya mengaku belum menerima panggilan lanjutan dari penyidik.
“Kalau pemanggilan belum, tapi olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan pihak kepolisian,” ujarnya. Ia memperkirakan total kerugian akibat kehilangan inventaris mencapai sekitar Rp100 juta.
Menurut Rizky, hanya ada tiga orang yang memegang akses kunci sekretariat Karang Taruna sebelum kejadian terjadi. Ketiga orang tersebut berasal dari unsur hansip, perwakilan RW, dan seorang pengurus bernama Arip.
Ia menduga pencurian dilakukan oleh orang yang mengetahui kondisi internal sekretariat. Dugaan itu muncul lantaran tidak ditemukan kerusakan pada pintu saat barang-barang inventaris hilang.
“Saya mencurigai orang dalam yang mendalangi aksi pencurian barang inventaris karang taruna. Sebab tidak ada pintu yang rusak saat barang tersebut hilang,” ucap Rizky. Ia berharap polisi dapat segera mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
Selain kehilangan barang, Rizky juga mengungkap adanya dugaan ancaman pembunuhan terhadap anggota Majelis Penasihat Karang Taruna Kelurahan Bungur berinisial RL. Ancaman itu disebut terjadi setelah kasus kehilangan inventaris mencuat.
“Ketua Majelis Penasehat Karang Taruna saya yang berinisial RL sempat diancam akan dibunuh,” katanya. Menurut Rizky, saat kejadian RL sedang mengendarai sepeda motor lalu dipepet oleh dua sepeda motor yang ditumpangi lima orang.
Rizky mengatakan lima orang tersebut terdiri atas dua perempuan dan tiga laki-laki. Ia juga menyebut RL merupakan istri dari anggota polisi yang masih aktif bertugas di Bareskrim Polri.
Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Robby Heri Saputra membenarkan adanya laporan kehilangan inventaris tersebut. Saat ini, kata dia, penyidik masih berada pada tahap awal penanganan perkara.
“Jadi saat ini baru akan dilakukan pemanggilan untuk dilakukan klarifikasi,” kata Robby. Polisi masih mendalami keterangan sejumlah pihak terkait untuk mengungkap dugaan pencurian tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....