Seorang Pelajar Kritis, Diduga Korban Begal di Kawasan Grogol

  • 08 Mei 2026 12:49 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Seorang pelajar mengalami luka serius akibat celurit yang menancap di bagian pinggangnya usai diduga menjadi korban pembegalan di kawasan Grogol, Jakarta Barat, pada Kamis, 7 Mei 2026 malam.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, remaja tersebut terlihat terkapar bersimbah darah di pinggir jalan. Warga sekitar pun terlihat berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi petugas.

Di lokasi kejadian juga terlihat sebilah senjata tajam jenis celurit yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korban.

Salah satu saksi mata bernama Agung, mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi terluka sambil berteriak meminta tolong.

Menurut keterangan korban kepada warga, ia sempat dikejar sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor dari kawasan Jalan Muwardi, Grogol.

“Kata korban dikejar sekitar 10 motor dari arah Muwardi. Karena kondisi jalan macet, akhirnya yang ngejar tinggal dua motor. Korban lari sampai ke sini, terus dibacok,” ujar Agung kepada wartawan di lokasi, Jumat, 8 Mei 2026.

Agung menjelaskan, korban diduga sudah terlebih dahulu diserang di depan Rumah Sakit Sumber Waras sebelum akhirnya terkapar di sekitar Stasiun Grogol.

“Dari depan rumah sakit katanya sudah kena bacok. Pas sampai sini korban minta tolong ke warga,” katanya.

Ia menambahkan, sepeda motor milik korban diduga dibawa kabur oleh para pelaku. Sementara di lokasi ditemukan celurit panjang yang diduga merupakan barang bukti.

“Korban bilangnya dibegal. Setelah ngebacok, pelaku langsung kabur bawa motor,” ungkap Agung.

Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Ia menyebut, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan apakah peristiwa tersebut murni aksi begal atau berkaitan dengan tawuran.

“Belum ada keterangan yang signifikan. Ada yang bilang dibegal, ada juga saksi yang menyebut terkait aksi tawuran,” kata Alexander.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....