Integritas Pemuda Jadi Pilar Utama dalam Pemberantasan Korupsi

  • 13 Mar 2026 19:23 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melalui Pusat Studi Arsip Pemberantasan Korupsi kembali menghadirkan ruang dialog strategis bagi generasi muda melalui Forum Diskusi Arsip Pemberantasan Korupsi (FORAKSI) Seri 8. Kegiatan ini mengusung tema besar “Integritas Pemuda, Pilar Antikorupsi” sebagai respons atas pentingnya keterlibatan pemuda dalam menjaga etika bernegara. Forum ini berlangsung pada Rabu, 04 Maret 2026, yang disiarkan secara langsung untuk menjangkau partisipasi luas dari seluruh penjuru tanah air.

Eli Ruliawati, S.Sos. M.AP, selaku Direktur Layanan dan Pemanfaatan Arsip, memberikan sambutan untuk membuka diskusi yang sarat akan nilai edukasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara arsip dan penanaman nilai moral sejak dini. “Integritas pemuda adalah pilar utama dalam pemberantasan korupsi, karena lewat pemahaman sejarah dan etika, kita bisa membangun benteng pertahanan bangsa yang lebih kokoh,” ujarnya.

Narasumber yang dihadirkan memiliki kompetensi mendalam, termasuk sejarawan terkemuka Prof. Dr. Anhar Gonggong yang mengulas birokrasi dan korupsi dari masa kolonial hingga modern. Beliau menyoroti bahwa pemahaman akan akar masalah sangat penting agar pola kegagalan masa lalu tidak terulang kembali. Ia mengatakan, birokrasi dan korupsi memiliki dampak besar bagi bangsa sejak masa kolonial, sehingga generasi muda harus memahami sejarah ini sebagai tanggung jawab moral untuk melakukan perubahan.

Melengkapi diskusi, sejarawan JJ Rizal, S.S. memaparkan materi mengenai etika republik dan tanggung jawab moral yang diemban oleh setiap generasi. Sementara itu, Mira Puspita Rini, S.Sos, M.Hum menyoroti aspek teknis mengenai pentingnya penyelamatan arsip-arsip bertema korupsi sebagai bukti sejarah yang tak terbantahkan. Kolaborasi para ahli ini diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir peserta mengenai kompleksitas pemberantasan korupsi di Indonesia secara menyeluruh.

Moderator Eka Deasy W., S.S., M.Ikom memandu jalannya forum agar tetap dinamis dan fokus pada solusi praktis bagi peran pemuda di era digital. Forum ini menjadi sangat menarik bagi mahasiswa dan aktivis karena menawarkan wawasan sejarah yang jarang dibahas secara mendalam di ruang publik konvensional. Selain mendapatkan ilmu yang komprehensif, para peserta yang hadir juga akan diberikan fasilitas e-certificate sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian mereka terhadap isu integritas.

Forum ini mengajak seluruh elemen muda untuk merefleksikan kembali peran mereka dalam menjaga nilai-nilai etika publik secara konsisten. Melawan korupsi bukan hanya tugas lembaga penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif yang dimulai dari penguatan integritas diri masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....