Saga Hydroheroes, Berdaya Bersama lewat Kebun Hidroponik

  • 01 Sep 2026 18:43 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Saga Hydroheroes berharap manfaat komunitas tidak berhenti di lingkungan Saga Lifeschool.
  • Dari kebun sederhana, tumbuh pembelajaran, peluang ekonomi, dan semangat untuk saling memberdayakan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas Saga Hydroheroes di Bekasi Utara menjadi ruang belajar dan pemberdayaan bagi para ibu melalui kegiatan berkebun hidroponik. Komunitas yang mulai aktif sejak Juli 2026 ini mengelola kebun hidroponik di Saga Lifeschool bersama 20 anggota yang terdiri dari orang tua murid, orang tua alumni, serta warga sekitar sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para anggota tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga membangun semangat untuk berkarya dan berdaya bersama.

Dwi Kusuma Wardani, Ketua Komunitas Saga Hydroheroes mengatakan tentang awal mula terbentuknya komunitas yang diketuainya tersebut, melalui sambungan telp di acara Obrolan Komunitas, Senin, 31 Agustus 2026.

"Kehadiran Saga Hydroheroes berawal dari suatu program Sharp Hydroheroes yang digagas PT Sharp Electronics Indonesia bekerja sama dengan BenihBaik.com dan menggandeng Salam.Aid. Saga Lifeschool kemudian dipilih menjadi salah satu tempat pelaksanaan program. Para peserta kami mendapatkan pelatihan dan pendampingan selama enam bulan untuk mengelola kebun hidroponik, mulai dari menyemai benih, pindah tanam, merawat tanaman, hingga memanen dan menjual hasilnya" ujar Dwi.

(Foto: Dwi Kusuma Wardani)

Baca Juga: Komunitas Tari Satria Buwana, Menjaga Tradisi Tari

Baca Juga: Melu Dongeng, Nyuk, Rawat Bahasa Ibu

Seiring kegiatan berjalan, para ibu mulai memahami bahwa hidroponik bukan hanya tentang menanam sayuran. Mereka juga belajar mengatur jadwal tanam, menjaga kualitas air nutrisi, mengelola hasil panen, hingga mengenalkan dan menjual produk kepada masyarakat. Kegiatan sehari-hari dilakukan melalui jadwal piket untuk memantau perkembangan tanaman dan kadar nutrisi air. Tidak ada syarat khusus untuk bergabung karena komunitas ini terbuka sebagai ruang belajar, termasuk bagi para bapak, pemuda, dan pemudi yang ingin mengenal hidroponik.

Semangat kebersamaan terlihat dalam setiap kegiatan panen. Pada panen pertama, hasil kebun dibagikan secara gratis kepada civitas Saga Lifeschool, keluarga, tetangga, serta pihak terkait sebagai bentuk syukur sekaligus bagian dari peluncuran Greenhouse Saga. Sementara pada panen kedua, 28 Agustus 2026, komunitas menghadirkan konsep “Petik Langsung dari Kebun” yang memberi pengalaman berbeda kepada pembeli. Hasil panen tersebut mendapat sambutan baik dan seluruhnya habis terjual dalam satu hari.

(Foto: Dwi Kusuma Wardani)

Baca Juga: Pesona Nusantara Angkat Keindahan Kebaya dan Sanggul

Baca Juga: Urban Spiritual Indonesia Menjemput Tenang di Tujuh Sumur Vihara Gayatri

Ke depan, Saga Hydroheroes berharap manfaat komunitas tidak berhenti di lingkungan Saga Lifeschool. Para anggota ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui sharing session dengan sekolah alam maupun komunitas ibu-ibu PKK yang tertarik mengembangkan kebun hidroponik. Bagi komunitas ini, hidroponik dapat menjadi pilihan berkebun bagi masyarakat perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Dari kebun sederhana, tumbuh pembelajaran, peluang ekonomi, dan semangat untuk saling memberdayakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....