Tur Batas Kota Jakarta Series 2026 Segera Hadir

  • 16 Agt 2026 14:25 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Tur Batas Kota (TBK) Jakarta Series 2026 adalah event sport tourism yang menggabungkan olahraga bersepeda dengan eksplorasi kota dan semangat kebersamaan.
  • Ride Day akan dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026 di PPOP DKI Jakarta, Ragunan, dengan Press Conference yang telah digelar pada 16 Agustus 2026.
  • TBK mengusung konsep self-supported cycling experience yang mengajak peserta menikmati perjalanan menyusuri jalan protokol, kawasan perkotaan, ruang publik, kawasan bersejarah, dan wilayah batas kota Jakarta.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tur Batas Kota (TBK) Jakarta Series 2026 kembali hadir, sebagai event sport tourism yang menggabungkan olahraga bersepeda, eksplorasi kota, dan semangat kebersamaan. Menjelang pelaksanaan Ride Day pada Minggu, 23 Agustus 2026 di PPOP DKI Jakarta, Ragunan, panitia menyelenggarakan Press Conference di One Belpark Mall, Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu, 16 Agustus 2026.

Mengusung konsep self-supported cycling experience, atau pengalaman bersepeda secara mandiri, TBK dikemas sebagai fun challenge, yang mengajak peserta menikmati perjalanan menyusuri berbagai sisi Jakarta. Rute TBK membawa peserta melewati jalan protokol, kawasan perkotaan, ruang publik, kawasan bersejarah, hingga wilayah batas kota, yang menjadi bagian dari wajah Kota Jakarta dan sekitarnya.

Berbeda dengan ajang balap sepeda (race), TBK tidak menempatkan kecepatan dan persaingan sebagai tujuan utama. Pengalaman perjalanan, eksplorasi kota, interaksi antarpesepeda, serta kemampuan peserta menyelesaikan tantangan rute, yang ditetapkan sesuai kemampuan masing-masing, menjadi bagian utama dari konsep TBK.

Ride Director Tur Batas Kota Jakarta Series 2026, Saladin, mengatakan TBK dirancang untuk menghadirkan pengalaman bersepeda yang berbeda. Yakni dengan memadukan tantangan, eksplorasi, dan interaksi sosial.

"TBK kami kemas sebagai fun challenge, bukan sebagai ajang balap. Kami ingin peserta menikmati tantangan sesuai kemampuan masing-masing, sekaligus merasakan pengalaman sosial, mempererat hubungan antarpesepeda, serta menghadirkan cara baru dalam menikmati dan mengeksplorasi kota Jakarta, dengan cara yang berbeda, dari atas sadel sepeda," ujar Saladin.

Meski mengusung konsep self-supported, peserta tetap mendapatkan dukungan dari panitia di sejumlah titik perjalanan. Dukungan itu meliputi water station, marshal, check point, layanan medis, serta perlindungan asuransi.

Namun demikian, TBK tetap menempatkan keselamatan dan tanggung jawab peserta, sebagai bagian penting dari pengalaman bersepeda. Peserta bersepeda di jalan umum tanpa penutupan jalan, dan wajib mematuhi peraturan serta rambu lalu lintas, sekaligus menghormati pengguna jalan lainnya.

“Konsep self-supported bukan berarti peserta berjalan tanpa dukungan. Kami tetap menyiapkan berbagai dukungan di sepanjang perjalanan. Di sisi lain, setiap peserta memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri, mematuhi aturan lalu lintas, dan menghormati pengguna jalan lainnya,” kata Saladin.

Menurut Saladin, TBK tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, sponsor, media, dan masyarakat, dalam membangun budaya hidup sehat. Serta memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism.

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkolaborasi, sehingga Tur Batas Kota Jakarta Series 2026 dapat terselenggara. Dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, komunitas, sponsor, dan seluruh pihak yang terlibat, menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman bersepeda yang aman, nyaman, dan berkesan bagi peserta,” kata Saladin.

“Kami berharap TBK dapat terus berkembang. Sekaligus turut memperkenalkan Jakarta sebagai kota global yang aktif, inklusif, berkelanjutan, dan ramah bagi pesepeda,” katanya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan TBK juga disampaikan oleh Andri Yansah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, kegiatan TBK merupakan bentuk positif mendorong partisipasi masyarakat dalam olahraga, sekaligus memperkenalkan potensi Jakarta melalui pendekatan sport tourism.

Menurut Andri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik penyelenggaraan Tur Batas Kota Jakarta Series 2026. Kegiatan ini menjadi wadah positif, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, sekaligus memperkenalkan potensi Jakarta melalui pendekatan sport tourism.

Komitmen terhadap keselamatan peserta juga diperkuat, melalui kolaborasi dengan Asuransi SalingJaga, sebagai Official Insurance Partner. Dr. Sri Setyaningsih, Kadiv Klaim SalingJaga, mengatakan perlindungan asuransi menjadi salah satu bagian, dari upaya mitigasi risiko selama kegiatan berlangsung.

"Kehadiran perlindungan asuransi memberikan rasa aman bagi peserta. Namun, yang paling penting adalah kesadaran setiap individu, untuk berkendara secara bertanggung jawab, dan mematuhi seluruh ketentuan keselamatan selama mengikuti kegiatan," ucap Dr. Sri Setyaningsih.

Pada penyelenggaraan tahun ini, TBK menghadirkan empat kategori, yaitu Road 50 KM, Road 100 KM, Road 150 KM, dan Urban All Road 80 KM. Sebanyak 1.170 peserta dari wilayah Jabodetabek dan berbagai kota di Indonesia, telah terdaftar untuk mengikuti perjalanan tersebut.

Tingginya partisipasi menunjukkan bersepeda terus berkembang, bukan hanya sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup sehat, dan sarana mobilitas yang ramah lingkungan. Sekaligus cara untuk menikmati dan mengenal kota dari perspektif yang berbeda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....