Taman Baca Retemali, Inisiatif Warga Hadirkan Ruang Belajar dan Kreativitas Anak
- 06 Agt 2026 14:38 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Taman Baca Retemali, Inisiatif Warga Hadirkan Ruang Belajar dan Kreativitas Anak
RRI.CO.ID,Jakarta-Taman Baca Retemali berdiri melalui swadaya masyarakat sebagai ruang belajar bersama untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai digital. Ide tersebut muncul setelah warga melihat anak lebih sering bermain telepon pintar dibandingkan melakukan aktivitas edukatif bersama lingkungan. Demikian diktakan oleh Ketua Taman Baca Retemali, Tanti dalam program obrolan komuniotas Kamis 6 agustus 2026.
Tanti ika, virginia chandra, dan Silmi ke 4 Narasumber kompak mengatakan gagasan pembentukan taman baca muncul sejak tahun 2023 setelah peringatan Hari Kemerdekaan berlangsung dibangun secara gotong royong dan diresmikan pada 27 Juni 2024 berkat dukungan seluruh warga.
“Taman baca menghadirkan layanan membaca setiap akhir pekan karena keterbatasan jumlah relawan yang tersedia saat ini. Selain membaca buku, tersedia kelas belajar, pentas seni, pelatihan keterampilan, serta berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat anak” ujar Tanti dalam perbincangan nya bersama presenter Arief dan Tiara di Pro4 RRI Jakarta.
Ketua RT setempat, Ika, menyampaikan seluruh program disusun melalui musyawarah warga sehingga setiap usulan mendapatkan kesempatan dipertimbangkan secara bersama. Menurutnya, warga juga berbagi tanggung jawab mengelola program ketahanan pangan, budidaya ikan, peternakan ayam, serta berbagai kegiatan lingkungan lainnya.
Pendengar RRI, Anies Suriakan dari Bogor, bertanya apakah konsep Taman Baca Retemali dapat diterapkan pada lingkungan lain dengan dukungan masyarakat setempat. Narasumber obrolan komunitas Tanti menjawab konsep tersebut sangat memungkinkan diterapkan selama terdapat komunikasi, gotong royong, komitmen, dan partisipasi aktif seluruh warga.
Pengurus Taman Baca Retemali berharap program bank botol, ketahanan pangan, dan pendidikan masyarakat terus berkembang menjangkau lingkungan sekitar secara berkelanjutan. Mereka optimistis kolaborasi warga mampu menciptakan lingkungan ramah anak, memperkuat budaya membaca, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan untuk dijaga bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....