Berawal Temani Anak Berlatih, Vera David Kini Kelola Sekolah Tinju Profesional
- 29 Jun 2026 16:29 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Siapa sangka, niat sederhana untuk menemani anak berolahraga justru mengantarkan Vera David menjadi sosok di balik pengelolaan sekolah tinju profesional. Berawal dari mendampingi putrinya berlatih tinju pada 2018, kini ia sukses membangun SBC Boxing Camp yang tidak hanya menjadi tempat latihan masyarakat umum, tetapi juga wadah pembinaan atlet tinju profesional.
Dalam wawancara di RRI, Vera mengaku tidak pernah bercita-cita berkecimpung di dunia tinju. Saat itu, ia hanya ingin putrinya memiliki aktivitas olahraga. Karena lokasi sasana tinju dekat dengan rumah, ia mengajak sang anak mencoba olahraga tersebut. Tak disangka, ia pun ikut berlatih, disusul suami dan anak laki-lakinya hingga akhirnya seluruh keluarga mengenal dunia tinju lebih dekat.
Perjalanan hidupnya berubah ketika seorang petinju profesional memintanya menjadi manajer. Meski mengaku minim pengetahuan tentang dunia tinju, Vera menerima tawaran tersebut setelah mendapat dukungan dari sang suami.
"Saya merasa ini jawaban dari doa saya. Saya pernah berdoa semoga diberi pekerjaan yang bisa menjadi berkat bagi orang lain," ujar Vera dalam dialog bersama RRI, Senin 29 Juni 2026.
Komitmen itu kemudian melahirkan XBC Boxing Camp pada 7 Juli 2019. Awalnya, sasana tersebut dibangun sebagai tempat latihan dua petinju yang dibinanya. Namun, Vera melihat peluang untuk membuka kelas bagi masyarakat umum agar olahraga tinju bisa dinikmati lebih luas sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi para atlet setelah pensiun dari dunia profesional.
Tak berhenti di sana, ia juga mengembangkan XBC Sportec sebagai manajemen atlet yang mengurus karier petinju, mulai dari pertandingan hingga pengembangan prestasi di level internasional. Menurutnya, sejak awal ia memang menargetkan petinju binaannya memiliki pengalaman bertanding di luar negeri agar terbiasa menghadapi tekanan dan mampu bersaing di level dunia.
Pandemi COVID-19 sempat menghentikan aktivitas sasana pada 2020. Namun setelah pembatasan dicabut, minat masyarakat terhadap olahraga meningkat signifikan. Vera menyebut perkembangan bisnisnya justru melonjak sejak 2022, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga.
Saat ini, XBC Boxing Camp yang berlokasi di kawasan BSD melayani kelas untuk masyarakat umum mulai usia sembilan tahun hingga lanjut usia dengan pendekatan latihan yang disesuaikan kondisi fisik masing-masing peserta. Selain membina atlet profesional, sasana tersebut juga rutin menggelar kelas bagi anak-anak, pekerja, hingga ibu rumah tangga yang ingin berolahraga melalui tinju.
Vera menegaskan bahwa tujuan utama pembinaan di SBC Boxing Camp bukan mencetak petarung jalanan, melainkan membangun karakter, disiplin, keberanian, serta rasa percaya diri melalui olahraga tinju.
"Tinju itu bukan untuk jadi jagoan. Boxing is an art. Yang kami bangun adalah mental, keberanian, dan kepercayaan diri. Keselamatan juga selalu menjadi prioritas," katanya.
Sebagai perempuan yang berkarya di bidang yang identik dengan laki-laki, Vera mengajak perempuan lain untuk tidak takut mencoba hal baru. Menurutnya, kesempatan sering kali datang dari arah yang tidak pernah diduga.
"Kalau memang jalannya sudah dibukakan, jalani dengan yakin dan konsisten. Selama niat kita baik, saya percaya selalu ada jalan," tuturnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....