Bikin Konten Tak Cukup Cakap, Harus Beretika
- 19 Okt 2025 07:57 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Kota Magelang menjadi contoh bagaimana literasi digital tidak hanya soal kecakapan teknis, tetapi juga pembentukan karakter bermedia sosial yang beretika. Lewat pelatihan konten digital “Tale of Magelang #MagelangBercerita”, masyarakat diajak menyeimbangkan kreativitas dengan tanggung jawab di dunia maya.
Di tengah maraknya arus informasi yang tak terbendung, Kota Magelang memilih jalan edukatif untuk menumbuhkan kesadaran digital warganya. Melalui pelatihan ini, pemerintah kota berupaya memperkuat kemampuan warganya dalam membuat konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga beretika.

Pelatihan konten digital di Magelang ajarkan etika bermedia sosial. (Foto: Tim Pengabdian Masyarakat FIB UI Depok)
Kegiatan ini berlangsung di Perpustakaan Umum Kota Magelang pada 16 Oktober 2025, hasil kolaborasi antara Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia atau FIB UI dan Dinas Perpustakaan serta Pusat Kearsipan Kota Magelang. Kepala Dinas, Nurwiyono Slamet Nugroho, menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata edukasi literasi digital di tengah banjir informasi yang rawan disalahgunakan.
“Masyarakat kita masih lemah dalam literasi digital. Karena itu, pelatihan ini kami dorong agar warga tidak salah mempergunakan media sosial,” ujar Nurwiyono.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, Yusuf Muji Raharjo, praktisi perfilman, dan Dr. Suma Riella Rusdiarti, dosen Program Studi Prancis FIB UI. Keduanya memberikan pembekalan teori hingga praktik di Alun-Alun Kota Magelang. Peserta diajak membuat konten berbasis budaya lokal yang mencerminkan identitas Magelang sebagai kota sejarah dan pendidikan.
Dr. Suma Riella menyoroti empat pilar literasi digital yang menjadi dasar kegiatan ini: Cakap digital, Aman digital, Budaya digital, dan Etika digital. Menurutnya, pelatihan ini tak sekadar menyiapkan generasi muda untuk menjadi kreator, tapi juga warga digital yang sadar akan dampak setiap unggahan.
Yusuf Muji Raharjo berharap peserta nantinya akan menjadi konten kreator profesional. Aufa dari Komunitas Literasi Bina Patria, salah satu peserta, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat menarik bagi dirinya yang ingin menjadi konten kreator profesional di Kota Magelang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....