3 Inovasi Batik dari Masa ke Masa
- 30 Mei 2025 02:03 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Inovasi terhadap kain batik terus bergulir dari masa ke masa. Dalam upaya mempertahankan warisan budaya, desainer Indonesia menghadirkan berbagai kreasi batik yang tak hanya kaya nilai seni, tetapi juga mengikuti perkembangan zaman.
Berikut tiga inovasi batik dari masa ke masa yang berhasil kami rangkum dari sejumlah sumber dan observasi lapangan:

Batik Betawi. (Foto: Lembaga Kebudayaan Betawi)
1. Batik sebagai simbol budaya sejak kerajaan nusantara
Batik telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Menurut catatan Lembaga Kebudayaan Betawi, sejarah batik dapat ditelusuri sejak abad ke-17 Masehi, di mana motif-motifnya mulai dituangkan di daun lontar. Seiring perkembangan kerajaan Majapahit dan Mataram, motif batik berkembang lebih kompleks dan abstrak, menjadikannya simbol budaya dan status sosial.
Warisan ini kemudian diakui dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009. Batik Betawi turut berkontribusi dalam keragaman motif batik Indonesia. Proses pembuatannya menggunakan bahan katun, sutera, hingga wol, dengan teknik pewarnaan menggunakan lilin (malam), canting, dan proses nyanting hingga pewarnaan.

Model cilik, Jihan salah satu Model the Kostum dengan Batik Fungky, (Foto: RRI/Nova Febrita)
2. Batik Fungky perkenalkan gaya modern yang cocok untuk anak
Salah satu bentuk inovasi batik kekinian diperlihatkan The Kostum melalui koleksi Batik Fungky. Dalam kegiatan "Fashion Show Cinta Batik" di Living World Alam Sutera, Minggu 25 Mei 2025, anak-anak tampil dalam balutan busana batik motif tradisional dan warna ceria.
“Desain batik ini dibuat unik, lucu, dan menggemaskan. Anak-anak tetap terlihat seperti anak-anak, tapi dengan gaya yang kekinian,” ujar Yana Baliko, desainer dari The Kostum. Koleksi ini menyasar anak usia 5-12 tahun, dan dirancang untuk nyaman dipakai dalam kegiatan sehari-hari maupun acara khusus.

Para pemenang Best Perform bersama Desainer Yana Baliko (Foto: RRI/Nova Febrita)
3. Desain batik terus berkembang ikuti selera generasi baru
Tidak hanya berhenti pada Batik Fungky, Yana Baliko juga menyiapkan koleksi baru bertema K-Pop. “Kami sedang menyiapkan koleksi anak-anak bertema K-Pop yang full color.
Akan ada banyak warna, gaya Korea yang ceria, dan tentu saja tetap cocok untuk anak-anak,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....