Tari Klasik Yogyakarta, Sarat Akan Makna dan Filosofi
- 29 Apr 2025 17:28 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Dalam program Siaran Suara Budaya Nusantara, tari klasik gaya merupakan salah satu kekayaan budaya di Yogyakarta yang terkenal dengan gerakannya yang halus, pelan, dan penuh makna. Berbeda dengan tari-tarian daerah lain yang energik, tari klasik gaya Yogyakarta justru menampilkan keanggunan lewat ketenangan dan ketepatan gerak. Setiap gerakan memiliki aturan tersendiri, mulai dari posisi jari, tatapan mata, hingga cara melangkah yang harus selaras dengan iringan gamelan.
Hal ini disampaikan langsung oleh R. Aj. Sabina Siti Nurul Pristisari, seorang penari sekaligus pelestari tari klasik gaya Yogyakarta saat wawancara, Minggu, (28/4/2025).
Sabina mengatakan, keindahan tari ini bukan hanya terletak pada gerakan yang terlihat, tetapi juga pada rasa yang ditanamkan di setiap gerakan.
“Tari klasik gaya Yogyakarta itu bukan sekadar gerak pelan, tapi harus punya rasa, harus bisa menyampaikan pesan lewat tubuh," kata perempuan yang biasa disapa Tisa.
Meskipun terlihat sederhana, mempelajari tari klasik gaya Yogyakarta membutuhkan ketekunan. Setiap gerakan harus dilakukan dengan penuh konsentrasi dan sesuai pakem. Hal ini menjadikan tari gaya klasik sebagai salah satu seni tari yang sarat filosofi, mencerminkan karakter masyarakat Yogyakarta yang halus, sabar, dan penuh tata krama.
R. Aj. Sabina menambahkan bahwa tari ini juga bisa menjadi media untuk belajar mengendalikan diri. Saat tubuh, pikiran, dan perasaan bisa berjalan selaras, di situlah keindahan tari klasik gaya Yogyakarta benar-benar terasa.
“Semakin kita menghayati, semakin kita merasa dekat dengan makna di balik gerakan,” tuturnya.
Sebagai warisan budaya, tari klasik gaya Yogyakarta perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Selain melestarikan budaya, belajar tari ini juga dapat menumbuhkan karakter sabar, disiplin, dan peka terhadap makna di balik setiap gerakan. Dengan begitu, tari klasik gaya Yogyakarta tidak hanya hidup di dalam keraton, tetapi juga di hati masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....