Dua Pendaki Gunung Puncak Jaya Dilaporkan Meninggal Dunia

  • 03 Mar 2025 14:18 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Dua pendaki wanita, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan turun dari Puncak Carstensz Pyramid (Puncak Jaya), yang terletak di Papua Tengah. Dilansir dari detik.com, Kepergian mereka terjadi setelah mereka berhasil mencapai puncak gunung setinggi 4.884 mdpl pada Jumat (28/2). Cuaca buruk, termasuk salju, hujan deras, dan angin kencang, menjadi salah saku faktor yang memperburuk kondisi perjalanan turun, serta menyebabkan beberapa pendaki terkena gejala acute mountain sickness (AMS), yang berujung pada tragedi ini.

Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, yang dikenal sebagai teman dekat dari SMA Dempo Malang, Jawa Timur, adalah bagian dari rombongan pendaki yang berjumlah 15 orang. Mereka mengikuti ekspedisi Seven Summits ke Puncak Carstensz, salah satu dari tujuh gunung tertinggi di dunia. Kedua wanita ini mengalami hipotermia setelah terjebak dalam kondisi cuaca ekstrem, dan meninggal dunia sebelum sempat dievakuasi.

Elsa Laksono meninggal lebih awal dan berhasil dievakuasi ke RSUD Mimika pada 2 Maret 2025, sedangkan Lilie Wijayati, yang juga menderita gejala AMS, meninggal dunia pada pukul 02.07 WIT pada 1 Maret 2025, di Teras Dua, dan jenazahnya direncanakan akan dievakuasi pada 3 Maret.

Meskipun dua pendaki wanita tersebut meninggal dunia, ada 13 pendaki lainnya yang berhasil selamat, termasuk musisi Fiersa Besari, yang ikut dalam rombongan tersebut. Selain Fiersa, ada juga tiga warga negara asing (WNA) asal Turki dan Rusia yang turut dalam pendakian tersebut dan selamat. Tim penyelamat dari Basarnas, TNI, Polri, serta petugas PT Freeport Indonesia turut terlibat dalam upaya evakuasi.

Lilie Wijayati, yang dikenal dengan nama akun @mamakpendaki di media sosial, telah berbagi banyak cerita pendakian dan perjalanan hidupnya di dunia pendakian. Ia mulai menekuni hobinya mendaki gunung sejak usia 18 tahun dan telah mendaki berbagai puncak gunung, termasuk di luar negeri. Dalam unggahan terakhirnya, ia merenungkan kebahagiaan menua dengan menikmati hidup secara alami, tanpa takut keriput atau garis senyum, selama masih bisa mendaki.

Kepergian Lilie yang penuh semangat dalam mengejar mimpinya untuk menyelesaikan ekspedisi Seven Summits meninggalkan kenangan mendalam bagi para sahabat dan pengikutnya di media sosial. Banyak yang merasa terinspirasi oleh dedikasi dan kegigihannya, bahkan di usia yang sudah tergolong lanjut.

Kematian Lilie dan Elsa mengingatkan kita tentang risiko yang ada dalam pendakian gunung ekstrem, di mana cuaca dan kondisi fisik menjadi tantangan besar. Namun, semangat mereka dalam mengejar impian dan hasrat untuk menaklukkan puncak gunung tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang. (Kayla Maisie Ayu Putri Muslim - Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....