Terarium, Solusi Bertanam Bagi Anda yang Kekurangan Lahan

  • 07 Jan 2025 06:03 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Anda yang hobi bertanam tetapi memiliki keterbatasan lahan kini bisa mencoba menanam tanaman di dalam terarium. Terarium adalah taman mini dalam wadah kaca bening yang dapat menghadirkan suasana asri di rumah. Kegiatan ini tidak hanya cocok dilakukan sendiri, tetapi juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan bersama anak-anak.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di perkotaan, seperti di Jakarta, lahan kosong untuk bercocok tanam semakin terbatas. Banyak orang yang ingin memiliki taman kecil di rumahnya, namun tidak memiliki ruang yang cukup. Dalam kondisi ini, terarium menjadi solusi praktis dan estetis untuk menghadirkan tanaman di dalam ruangan.

Penyiar radio 105 Pro2FM RRI Jakarta Fajar dan Desi sedang melakukan wawancara melalui zoom dengan Aris Wibowo, owner Terrarium Jakarta di Program siaran radio "Sore Ceria" pada Senin (6/1/2025). (Foto: RRI)

Apa Itu Terarium?

Terarium adalah wadah transparan yang berfungsi sebagai tempat menanam tanaman hias dalam skala kecil, menciptakan miniatur taman yang tidak hanya estetik tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.

Dengan cara membuat terarium yang relatif sederhana, siapa pun bisa menciptakan ekosistem mini dalam wadah kaca atau plastik transparan. Menurut Aris Wibowo, pemilik Terrarium Jakarta, konsep berkebun ini sangat praktis dan estetis. "Simpelnya, kita bisa memindahkan taman ke dalam wadah kaca bening yang bisa kita lihat setiap saat, baik di meja maupun di sisi ruangan," kata Aris dalam wawancara radio di 105 Pro2FM RRI Jakarta pada Senin 6 Januari 2025.

Bagi Anda yang tertarik membuat terarium, prosesnya tidak sulit. Anda hanya perlu mempersiapkan beberapa bahan dasar seperti tanah, batu, pasir, dan tentu saja, tanaman terarium yang cocok untuk berkembang di dalam ruang terbatas. Tanaman seperti sukulen dan kaktus adalah pilihan yang populer karena perawatannya yang minimalis.

Seiring dengan bertambahnya minat masyarakat terhadap tanaman hias, peluang bisnis dari terarium juga berkembang pesat. Aris sendiri memulai bisnisnya saat pandemi, dengan iseng membuat terarium untuk mengisi waktu luang. "Awalnya saya pikir tidak ada yang minat beli, apalagi di Indonesia yang konsepnya belum begitu familiar. Tapi setelah rutin posting di Instagram dan digital marketplace, ternyata peminatnya terus bertambah," ucap Aris menceritakan awal mula usahanya. Kini, pesanan terarium yang dulu hanya satu dalam seminggu, kini datang setiap hari.

Cara merawat terarium juga cukup mudah. Karena terarium adalah ekosistem mini, tanaman di dalamnya tidak membutuhkan perawatan rumit. Cukup menjaga kelembapan dan memberi sinar matahari yang cukup, tanaman di dalam terarium akan berkembang dengan baik. Dengan desain yang ringkas dan hemat ruang, terarium menjadi pilihan ideal bagi mereka yang tinggal di apartemen atau rumah dengan ruang terbatas. (Putri Bunga Dahlianty mahasiswi Institut Bisnis Nusantara magang RRI berkontribusi dalam menyusun artikel ini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....