"Lokananta": Film Romantis Angkat Musik Kolintang

  • 27 Jul 2024 17:29 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Film "Lokananta," yang diproduksi oleh Adglow Pictures dan Phicos Production, menceritakan kisah cinta sepasang insan yang dipisahkan oleh perbedaan keyakinan. Film ini dibalut dengan musik kolintang dan mengangkat tema budaya Minahasa.

Iriana Penny Marsetio, Ketua Umum Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Indonesia, menyatakan bahwa partisipasi PINKAN dalam film ini adalah bagian dari upaya mengusung kolintang agar diakui oleh UNESCO.

"Keikutsertaan PINKAN Indonesia dalam film ini adalah langkah untuk mengangkat kolintang ke panggung dunia. Kami sedang mengusung kolintang go to UNESCO untuk mendapat pengakuan dari UNESCO, dan ini adalah satu-satunya film yang melibatkan kolintang sebagai musik pengisi," katanya saat di wawancarai tim RRI Pro 4 Jakarta pada acara gala premier Lokananta, di Epicentrum XXI, Jakarta selatan. Sabtu, (27/07/2024).

Kolintang sendiri telah diperkenalkan ke luar negeri seperti Jepang dan China. "Pada 17 Agustus tahun lalu, kami telah memainkan musik kolintang di berbagai kedutaan. Kolintang pernah berjaya di tahun 70-an, namun sempat hilang. Kini, kami berusaha menghidupkan kembali kolintang dengan musik-musik kekinian dan aransemen baru," tambah Iriana.

Iriana juga berharap film ini dapat ditonton oleh anak-anak remaja karena film ini mengandung nilai-nilai budi pekerti. "Karena film ini tentang budi pekerti, saya ingin ini bisa ditonton anak-anak remaja. Kita sedang kritis tentang hormat dan tata krama anak kepada orang tua, dan film ini sarat dengan itu." ujarnya

Lanjut iriana Harapannya, orang tua bisa mengingatkan anak-anak mereka dengan mengajak menonton film ini dan sekolah-sekolah untuk mengerti kebudayaan Indonesia, keindahan Minahasa, dan musik kolintang.

Film "Lokananta" berjudul sesuai dengan dua karakter utamanya, Loka dan Ananta. Ananta, diperankan oleh Fiedra Azalia, terpaksa meninggalkan orang tuanya yang dianggap sebagai penghalang untuk mencapai cita-citanya di karir musik. Namun, pertemuannya dengan Loka, diperankan oleh Brian Andrew, semakin mempertebal perjuangannya dalam cinta, keyakinan, dan musik.

Kisah cinta Loka dan Ananta yang terhalang karena perbedaan keyakinan iman menjadi inti cerita film ini. Menurut Lembaga Sensor Film Indonesia, film ini mengambil latar di Minahasa, Sulawesi Utara, dan menceritakan tentang Loka (Brian Andrew), seorang pria asal Minahasa Utara yang beragama Kristen.

Dengan cerita yang mengharukan dan musik kolintang yang memukau, "Lokananta" diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Minahasa kepada masyarakat luas, sekaligus memperjuangkan pengakuan Unesco dan internasional untuk musik kolintang.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....