Pisau Raut, Warisan Senjata Tradisional Betawi
- 25 Jun 2024 15:10 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Pisau raut merupakan salah satu warisan senjata tradisional budaya Betawi. Pendiri Pelestari Piso Raut Tua Nusantara (PPRTN), Nur Ali menjelaskan bahwa pisau raut memiliki dua fungsi, yakni sebagai alat kerja dan ageman.
“Secara umum, pisau raut itu sebagai alat kerja. Kalau orang dahulu buat bikin pengki dan bakul. Selain itu, ada juga namanya raut ageman, istilahnya sama kayak keris bagi orang Jawa,” ujar Nur Ali dalam siaran PRO 4 RRI Jakarta, pada Selasa (25/6/2024).
Ageman adalah benda yang memiliki nilai spiritual dan makna mendalam bagi pemiliknya. Ageman biasanya digunakan oleh para jawara.
Bahan pembuatan pisau raut ageman berbeda dengan pisau raut untuk alat kerja. Pisau raut ageman biasanya menggunakan bahan seperti besi aji, termasuk meteor, palela, dan lain sebagainya. Biasanya, proses pembuatan pisau tersebut diiringi dengan doa-doa.
Selain di Betawi, pisau raut juga ditemukan di daerah lainnya, seperti Banten dan Pasundan, dengan perbedaan bentuk yang mencolok. Pisau raut Betawi cenderung berbentuk melengkung ke belakang.
PPRTN telah memperkenalkan pisau raut ke berbagai komunitas silat di Bekasi. Saat ini PPRTN berencana untuk memperkenalkan pisau raut ke sekolah-sekolah. Namun karena termasuk senjata tajam, maka perlu kehati-hatian dalam memberikan pengetahuan tersebut kepada para siswa.
Dengan kehadiran PPRTN, Ali berharap agar pisau raut dapat lebih dikenal oleh masyarakat di Nusantara. Sebagai pelestari pisau raut, Ali juga berharap agar dapat diwariskan hingga generasi mendatang, karena pisau raut menjadi bagian penting dari ageman khas orang Betawi.
“Orang Madura bangga dengan celuritnya. Orang Aceh bangga dengan rencongnya. Orang Makassar bangga dengan badiknya. Masa kita orang Betawi gak bangga sama pisau rautnya,” kata Ali.
(Michelle Allycia Fortuna/ Universitas Bunda Mulia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....