Oppenheimer, Film Biografi Fisikawan Pencetus Senjata Nuklir
- 24 Jul 2023 13:33 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Oppenheimer, sebuah film biografi tentang kehidupan J. Robert Oppenheimer, seorang ahli fisika yang berperan penting dalam mengembangkan senjata nuklir pertama. Film ini dirilis tahun 2023, yang ditulis dan disutradarai oleh Christopher Nolan. Kisah ini berdasarkan buku American Prometheus tahun 2005, yang ditulis oleh Kai Bird dan Martin J. Sherwin.
Dibintangi puluhan nama-nama besar di dunia film. Ada Cillian Murphy berperan sebagai Oppenheimer, Emily Blunt sebagai sang istri Katherine "Kitty" Oppenheimer, Matt Damon sebagai Jenderal Leslie Groves, pengendali militer Oppenheimer, dan Robert Downey Jr. sebagai Lewis Strauss, anggota senior Komisi Energi Atom Amerika Serikat.
Selain itu juga ada Florence Pugh, Josh Hartnett, Casey Affleck, Rami Malek, Kenneth Branagh, Benny Safdie, Jason Clarke, Dylan Arnold, Tom Conti, James D'Arcy, David Dastmalchian, Dane DeHaan, Alden Ehrenreich, Tony Goldwyn, Jefferson Hall, dan masih banyak lagi.
Dikisahkan pada tahun 1926, J. Robert Oppenheimer yang berusia 22 tahun bergulat dengan kerinduan dan kecemasan saat belajar di Laboratorium Cavendish di Cambridge. Kemudian setelah menyelesaikan Ph.D. dalam fisika di Universitas Göttingen di Jerman, dia bekerja sebentar dengan fisikawan terkenal Werner Heisenberg. Oppenheimer kemudian kembali ke Amerika Serikat, didorong oleh tidak adanya penelitian tentang fisika kuantum di negara asalnya.
Dia juga mulai mengajar di University of California, Berkeley, sambil mendedikasikan waktunya untuk California Institute of Technology. Dalam perjalannya, dia bertemu dengan tokoh-tokoh penting seperti Ernest Lawrence, pemenang Hadiah Nobel 1939 yang menekankan aplikasi praktis; fisikawan Jean Tatlock, anggota Partai Komunis AS yang memiliki hubungan romantis dengannya, dan calon istri, Katherine Puening, seorang ahli biologi dan mantan Komunis.
Sementara itu Jenderal Angkatan Darat AS Leslie Groves merekrut Oppenheimer untuk memimpin Proyek Manhattan untuk mengembangkan bom atom. Hal ini merupakan respon dari program senjata nuklir Jerman yang diyakini sedang berlangsung. Oppenheimer kemudian mengumpulkan tim untuk membuat bom secara diam-diam di Los Alamos, New Mexico, dengan maksud akan menyelamatkan dunia meskipun ada potensi dampak global.
Oppenheimer yang merupakan seorang Yahudi, dipicu oleh ancaman Nazi dan antisemitisme mereka. Pada satu titik, dia dan fisikawan terkenal Albert Einstein mendiskusikan kemungkinan teoretis dari bom atom yang memicu reaksi berantai yang dapat menghancurkan seluruh dunia.
Ketika Jerman menyerah dalam Perang Dunia II, beberapa ilmuwan tadi mempertanyakan pentingnya untuk melanjutkan proyek tersebut. Pada akhirnya itu terus berlanjut, dan tes Trinity atau tes peledakan bom berhasil dilakukan tepat sebelum Konferensi Potsdam.
Sesudah tes peledakan, akhirnya Presiden AS Harry S. Truman memutuskan untuk menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Penyerahan Jepang menyebabkan Oppenheimer dipuji secara terbuka sebagai "bapak bom atom". Nah seperti apakah akhir dari kisah ini, selengkapnya bisa anda saksikan di layar lebar di seluruh Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....