Rafa Purnama Bicara Perpisahan ewat Jalan Kita Beda

  • 29 Sep 2026 21:24 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Tidak semua perjalanan harus berakhir di tujuan yang sama. Ada hubungan yang sempat membawa dua orang berjalan berdampingan, tetapi pada akhirnya membuat keduanya memilih arah masing-masing. Gagasan tersebut menjadi benang merah karya terbaru Rafa Purnama bertajuk “Jalan Kita Beda”.

Melalui lagu ini, Rafa Purnama menghadirkan cerita tentang dua orang yang pernah bersama, tumbuh dalam satu perjalanan, kemudian harus menerima kenyataan bahwa langkah mereka tidak lagi searah. Lagu tersebut diperkenalkan pada 25 September 2026 sebagai karya yang membawa pesan tentang perpisahan dengan cara yang lebih dewasa.

“Jalan Kita Beda” tidak semata-mata berbicara tentang kehilangan. Lagu ini justru menempatkan perpisahan sebagai bagian dari perjalanan yang tetap memiliki arti. Kebersamaan yang pernah terjadi digambarkan sebagai sesuatu yang meninggalkan warna, pelajaran, dan kenangan berharga bagi masing-masing pribadi.

Pesan itu menjadi kekuatan utama lagu Rafa Purnama. Ketika sebuah hubungan tidak lagi menuju arah yang sama, pilihan untuk menerima dan melepaskan dengan baik menjadi bagian dari proses tersebut. Bagi Rafa, perbedaan jalan tidak serta-merta menghapus nilai dari perjalanan yang pernah dilalui bersama.

Secara musikal, “Jalan Kita Beda” dibangun dengan nuansa hangat dan emosional. Sentuhan gitar Andre Dinuth turut memperkuat karakter lagu, sementara proses produksi melibatkan Uap Widya, Dendi Dharmawan, dan Jhuanes Thenoldi.

Lagu ini ditulis oleh Uap Widya dan Dendi Dharmawan. Aransemen produksinya kemudian dikembangkan melalui kolaborasi sejumlah musisi, dengan Jhuanes Thenoldi menangani piano dan strings, Hery Alesis sebagai editor, serta Michael SW untuk proses mixing dan mastering.

Melalui “Jalan Kita Beda”, Rafa Purnama membawa pendengar pada refleksi sederhana tentang hubungan antarmanusia. Tidak semua orang yang hadir dalam hidup seseorang ditakdirkan untuk terus berjalan bersama. Namun, setiap pertemuan tetap dapat meninggalkan makna yang tidak harus hilang hanya karena perjalanan akhirnya berbeda.

Pesan tersebut membuat “Jalan Kita Beda” tidak hanya menjadi lagu tentang perpisahan, tetapi juga tentang penghargaan terhadap masa lalu. Sebab, memilih jalan berbeda bukan berarti harus menghapus segala hal baik yang pernah terjadi.

Pada akhirnya, Rafa Purnama mengingatkan bahwa setiap pertemuan memiliki alasan dan cerita masing-masing. Sebagian mungkin berakhir dengan kebersamaan, sementara yang lain berakhir dengan perpisahan. Yang terpenting, perjalanan yang pernah dilalui tetap dapat dikenang sebagai bagian dari proses bertumbuh dan menemukan arah baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....