di Ujung Penyesalan, DADALI Kembali dengan Aku Bisa Gila

  • 29 Sep 2026 21:23 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - DADALI kembali menghadirkan karya terbaru melalui single “Aku Bisa Gila”. Diciptakan Dyrga dan diproduksi Ascada Musik 2026, lagu ini membawa cerita tentang penyesalan yang muncul setelah kehilangan, sekaligus keinginan untuk mendapatkan kesempatan kedua demi memperbaiki sesuatu yang telah terlanjur rusak.

“Aku Bisa Gila” berangkat dari pengalaman emosional ketika seseorang baru menyadari arti sebuah kehadiran setelah orang yang dicintainya pergi. Kesalahan masa lalu dan rasa kehilangan kemudian hadir dalam kesunyian, membawa seseorang pada keinginan untuk memperbaiki keadaan, bukan lagi mencari siapa yang benar atau salah.

Nuansa tersebut diperkuat melalui karakter pop romantis yang selama ini menjadi bagian dari identitas DADALI. Aransemen musiknya dibuat akrab dan tidak berjarak, memberikan ruang bagi lirik untuk menyampaikan perasaan secara jujur dan lugas. Romantisme tidak dibuat berlebihan, sementara rasa nelangsa hadir secara natural tanpa harus berubah menjadi drama.

Di balik musik yang terdengar ringan, “Aku Bisa Gila” menyimpan beban emosi yang cukup dalam. Rindu, penyesalan, dan harapan berjalan beriringan menjadi bagian dari cerita yang ditawarkan DADALI kepada pendengar. Lagu ini seolah mengajak pendengar melihat bahwa penyesalan terkadang baru terasa nyata ketika seseorang memiliki waktu untuk berhadapan dengan kesalahannya sendiri.

DADALI mengawali perjalanan di industri musik Tanah Air sejak 2009. Pada awal kemunculannya, grup ini mencatat prestasi melalui penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “Viewer Terbanyak dan Tersingkat” pada Januari 2011 untuk video musik “Disaat Aku Mencintaimu” yang diunggah melalui kanal YouTube.

Perjalanan DADALI juga diwarnai kehilangan. Pada 2021, dua personelnya, Yuda sebagai gitaris dan Rixx sebagai keyboardist, meninggal dunia karena sakit. Memasuki awal 2024, Dyrga dan Ikar kemudian mengajak Boim sebagai gitaris serta Hendi sebagai bassist untuk bergabung sebagai personel tetap DADALI.

Kehadiran “Aku Bisa Gila” sekaligus menegaskan konsistensi DADALI dalam mempertahankan karakter pop melankolis yang telah menjadi ciri khas mereka sejak awal berkarier. Di tengah perkembangan tren musik yang terus berubah, DADALI tetap memilih jalur musikal yang telah membesarkan namanya, dengan emosi sebagai salah satu kekuatan utama.

Lebih dari 15 tahun berkarya, DADALI telah melahirkan sejumlah single yang mendapat apresiasi, di antaranya “Disaat Sendiri” (2013), “Disaat Aku Tersakiti” (2014), “Cinta Yang Tersakiti” (2015), “Disaat Aku Pergi” (2016), dan “Disaat Patah Hati” (2018). Melalui “Aku Bisa Gila”, DADALI kembali membawa cerita tentang cinta, kehilangan, dan penyesalan dengan karakter musikal yang telah menjadi identitas perjalanan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....