Fara Crochet, Kembangkan Kreativitas lewat Usaha Kerajinan Rajut

  • 22 Sep 2026 08:30 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Fara Crochet, Kembangkan Kreativitas lewat Usaha Kerajinan Rajut

RRI.CO.ID, Jakarta — Keinginan untuk mencari hobi baru menjadi awal berdirinya Fara Crochet, sebuah usaha kerajinan rajut yang didirikan oleh Jasmine Ananda Rasyid (21), pada Januari 2024. Jasmine mengaku, ketertarikannya pada dunia merajut muncul setelah Ia melihat video merajut di media sosial.

“Saya melihat video orang merajut sangat satisfying, mainin benang. Karena saya gak bisa menjahit, makanya saya memilih merajut. Ternyata ketika saya posting di media sosial, memang ada yang minat,” katanya, Senin 21 September 2026.

Usaha Fara Crochet berbasis pesanan atau custom dari pelanggan. Hingga saat ini, berbagai produk rajutan telah dibuatnya, mulai dari gantungan kunci, topi, buket bunga, hingga booksleeve bag.

Harga produk Fara Crochet pun bervariasi. Mulai dari Rp5.000 hingga ratusan ribu rupiah. Jasmine mengatakan, harga disesuaikan dengan ukuran produk, tingkat kesulitan, serta jumlah dan jenis benang yang digunakan.

“Tergantung dari seberapa besar produk yang saya buat, tingkat kesulitan, dan banyaknya benang. Kemudian, dalam menentukan harga, kreativitas juga saya perhitungkan karena kreativitas itu enggak gratis. Harus ada keuntungan dari ide yang saya buat,” ujar Jasmine.

Sejauh ini, Fara Crochet masih melayani pemesanan secara daring. Jasmine juga menyesuaikan waktu pengerjaan dengan tingkat kesulitan setiap produk. Ia tidak ingin memaksakan diri untuk terus merajut ketika tangannya mulai lelah. Oleh karena itu, Jasmine biasanya akan membuat jadwal pengerjaan sesuai dengan kondisi dan kemampuan tangannya.

Salah satu tantangan dalam menjalankan Fara Crochet adalah menentukan harga. Jasmine mengaku masih ragu mematok harga karena sebagian besar pelanggannya merupakan temannya sendiri.

“Karena mayoritas pelanggan saya adalah teman, jadi saya masih ragu untuk mematok harga yang tinggi. Cara mengatasinya, saya memberikan kisaran harga, misalnya dari Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Nanti pelanggan saya bisa menentukan sendiri, misalnya memilih harga Rp400 ribu. Jadi, supaya sama-sama enak,” ucap Jasmine.

Bagi Jasmine, meski Fara Crochet masih menjadi usaha kecil, Ia percaya usaha tersebut dapat berkembang lebih besar jika dijalankan dengan tekun. Ia turut berharap dapat melibatkan orang lain untuk membantu proses produksi apabila usahanya semakin berkembang.

(Syahrani Alyssia Tunggadewi - Universitas Negeri Jakarta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....