Tikum Baca Tumbuhkan Minat Baca lewat Lapak Gratis di Taman Lapangan Banteng

  • 21 Sep 2026 06:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta — Berawal dari koleksi buku yang menumpuk, Santi Pratiwi (29) menggagas lapak baca gratis bernama Titik Kumpul Baca atau yang akrab dikenal sebagai Tikum Baca, sejak Juni 2026. Santi biasanya membuka lapak tersebut pada hari Sabtu atau Minggu pagi di sekitar kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

“Jadi, waktu itu lihat koleksi (buku) di kos udah mulai agak banyak. Sayang banget kalau ilmu pengetahuan cuma saya sendiri yang mengonsumsi, mungkin akan lebih bermanfaat kalau orang lain juga baca,” ujar Santi, saat ditemui pada Sabtu 19 Agustus 2026.

Tikum Baca sendiri menyediakan beragam buku bacaan untuk segala usia. Mulai dari komik, buku pelajaran, buku sejarah, hingga buku filsafat. Santi menambahkan, buku-buku yang tersedia di lapak tersebut berasal dari koleksi pribadi serta donasi dari teman-teman Tikum Baca.

“Terima kasih banyak, ini buku-buku yang sangat bermanfaat. Semoga berkah dan sehat selalu bagi teman-teman yang sudah mengirimkan,” ucapnya.

Menurut Santi, meski selama ini terdapat anggapan bahwa minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, namun ketertarikan untuk membaca buku tetap ada. Hal tersebut terlihat dari masyarakat yang datang ke lapaknya untuk membaca.

Salah satunya seperti Zidan, penggiat literasi berusia 22 tahun asal Petamburan, Jakarta Pusat. Ia mengaku telah dua kali mengunjungi Tikum Baca setelah mengetahui keberadaan lapak tersebut melalui media sosial.

“Waktu di Sumatera, saya juga sempat buka lapak baca seperti ini, sekalian nostalgia lah. Selain itu, mengunjungi juga beberapa buku yang ada di dalam wishlist saya,” kata Zidan.

Bagi Zidan, keberadaan lapak baca gratis menjadi hal penting di tengah harga buku yang cukup mahal. Selain dapat membaca buku secara gratis, Zidan juga menilai kunjungannya ke Tikum Baca dapat menjadi ruang untuk bersosialisasi.

“Beberapa buku di sini bisa dibaca, bisa dibawa pulang juga. Ada juga kegiatan sosialnya, jadi bisa kenalan,” ujar Zidan.

Dengan kehadiran Tikum Baca di ruang publik, masyarakat mendapat kesempatan untuk mengakses berbagai pilihan buku secara cuma-cuma. Keberadaan lapak baca ini juga menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca di tengah kesibukan masyarakat.

(Syahrani Alyssia Tunggadewi dan Haura Zahra Ramadhania - Universitas Negeri Jakarta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....