Kunto Aji Ramaikan Pembukaan FKY 2026 di Sleman

  • 17 Sep 2026 21:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 mulai digelar di Lapangan Beran Sleman, eks Pabrik Gula Beran, Area Pemda, Sleman, Minggu (13/9/2026). Acara pembukaan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIB tersebut melibatkan para seniman dan komunitas dari lima kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tahun ini, seremoni pembukaan FKY dikemas dalam bentuk pertunjukan kolosal yang berlangsung terpusat di satu tempat.

Sebanyak sekitar 600 penari tampil melalui pertunjukan berjudul "Tubuhku Aksaraku" yang dipersembahkan Pulung Dance Studio. Konsep tersebut berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan format pawai melalui sejumlah rute. Pertunjukan kolosal itu menjadi bagian dari pembukaan FKY 2026 yang mengangkat tema "Bahasa" dengan tajuk "AKSARA".

Pertunjukan "Tubuhku Aksaraku" juga melibatkan sejumlah kelompok seni yang berasal dari berbagai wilayah DIY. Kelompok tersebut antara lain Praba Sambada dari Sleman, Komunitas Cantrik dari Kulon Progo, Paguyuban Seniman Tari Bantul dari Bantul, Forseta Handayani dari Gunungkidul, dan YK Reborn dari Kota Yogyakarta. Kelima kelompok itu tampil bersama dengan membawa latar kesenian yang beragam dari masing-masing daerah.

Kunto Aji yang merupakan musisi asal Sleman ikut terlibat dengan membacakan tembang macapat yang kemudian diterjemahkan melalui gerakan para penari. Usai penampilan tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi penjemputan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Bupati Sleman dan jajaran Dinas Kebudayaan. Mereka selanjutnya bergerak menuju panggung utama untuk mengikuti prosesi pembukaan berikutnya.

Untuk pertama kalinya, seremoni pembukaan FKY dilaksanakan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam acara tersebut, Sri Sultan menyampaikan geguritan berjudul "Sabda Budaya". Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Panji FKY oleh Kunto Aji kepada Sri Sultan.

Pembukaan FKY 2026 juga diisi oleh sejumlah seniman dan kelompok seni dengan latar pertunjukan yang beragam. Mereka antara lain Smarai, Palang Pintu dari perwakilan Jakarta, Yogyakarta Royal Choir, serta Kunto Aji bersama Orkes Keroncong Aksara. Berbagai penampilan tersebut mencakup seni tari, musik, paduan suara, dan keroncong.

FKY 2026 membawa tema utama "Bahasa" dengan tajuk "AKSARA". Tema tersebut menjadi bagian dari rangkaian pentalogi FKY yang telah dimulai sejak 2023. Rangkaian tema itu terdiri atas "Pangan" pada 2023, "Benda" pada 2024, "Adat Istiadat" pada 2025, "Bahasa" pada 2026, dan "Ritual" yang akan menjadi tema pada 2027.

Setelah penyelenggaraan tahun sebelumnya berlangsung di Kabupaten Gunungkidul, FKY 2026 kini dipusatkan di Kabupaten Sleman. Seluruh kegiatan festival berlangsung di Lapangan Beran Sleman pada 13 hingga 19 September 2026. Festival tersebut mempertemukan seniman, budayawan, komunitas, generasi muda, akademisi, serta masyarakat melalui berbagai agenda kebudayaan.

FKY 2026 turut melibatkan pelaku seni dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sejumlah penampil yang berasal dari luar daerah. Tema "Bahasa" menjadi bagian dari rangkaian pembahasan kebudayaan yang diangkat dalam pelaksanaan festival tahun ini. Seluruh agenda FKY 2026 tersebut berlangsung hingga 19 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....